Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - WELLINGTON. Menteri Keuangan Selandia Baru mengatakan bahwa inflasi kemungkinan akan naik jauh lebih tinggi tahun ini dan tetap di luar kisaran target bank sentral jika konflik di Timur Tengah berlarut-larut.
Mengutip Reuters, Senin (30/3/2026), Menteri Keuangan Nicola Willis mengatakan pemodelan terbaru Departemen Keuangan menunjukkan inflasi mencapai puncaknya lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya berdasarkan skenario dengan konflik yang lebih lama dengan gangguan yang lebih dalam pada rantai pasokan.
"Mereka memperkirakan inflasi akan jauh lebih tinggi tahun ini, dan akan tetap di luar kisaran target kita," kata Willis kepada wartawan.
Baca Juga: Harga Emas Turun Dipicu Ekspektasi Inflasi, Harapan Penurunan Suku Bunga Meredup
Data yang dirilis pada Januari menunjukkan inflasi kuartal keempat sebesar 3,1% melampaui kisaran target bank sentral sebesar 1% hingga 3%. Dengan kenaikan harga energi, pasar semakin memperkirakan pengetatan kebijakan dalam waktu dekat.
Willis menolak untuk membagikan angka spesifik karena ia mengatakan Departemen Keuangan belum menetapkan skenario akhir atau sentral.













