kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Selandia Baru ubah kemasan rokok


Rabu, 20 Februari 2013 / 10:35 WIB
Selandia Baru ubah kemasan rokok
ILUSTRASI. Pesenam artistik putri DKI Jakarta Rifda Irfanaluthfi menunjukkan empat medali emas yang diperolehnya dalam cabang olahraga senam artistik PON Papua, Senin (4/10/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/WSJ.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

AUCKLAND. Selandia Baru mengumumkan pergantian kemasan produk tembakau atau bungkus rokok, menyusul sikap serupa dilakukan Australia tahun lalu.

Menteri Muda Kesehatan Selandia Baru, Tariana Turia bilang, dengan kemasan yang memuat risiko kesehatan atas rokok, diyakini bisa membantu mengurangi daya tarik merokok.

Namun begitu, pemerintah Selandia Baru mengakui perusahaan rokok keberatan dengan kebijakan tersebut.

Sebagaimana di Australia, kemasan akan menampilkan gambar peringatan kesehatan dan tidak akan menampilkan merek perusahaan.

"Saat ini kemasan melakukan segalanya untuk menarik konsumen dan meningkatkan daya tarik serta toleransi merokok," kata Turia dalam sebuah pernyataan.

Namun begitu, Pemerintah harus siap menghadapi risiko legal. Sementara itu di Australia, pengadilan tertinggi Australia menolak gugatan perusahaan rokok yang menyatakan langkah itu akan mengurangi keuntungan dan memicu pemalsuan produk.

Namun saat ini, sejumlah negara penghasil tembakau telah membawa keluhan mereka pada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

"Kami menunggu dan melihat apa yang terjadi dengan kasus-kasus legal di Australia, menjadikannya sebuah kemungkinan jika perlu, penerapan legislasi Selandia Baru dan atau peraturan dapat ditunda tergantung hasil tersebut," kata pernyataan pemerintah.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×