kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Semua Syarat Terpenuhi, Taliban Berharap Pemerintahannya Diakui Dunia Secara Resmi


Rabu, 19 Januari 2022 / 15:10 WIB
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi memberikan keterangan media setelah rapat dengan sejumlah petinggi Bulan Sabit Turki di Ankara, Turki, Jumat (15/10/2021). REUTERS/Cagla Gurdogan.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

"Bantuan kemanusiaan yang ada saat ini adalah solusi jangka pendek untuk masalah ekonomi kami. Yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah jangka panjang adalah pelaksanaan proyek infrastruktur," tambah Muttaqi.

Sejalan dengan Akhund, Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Afghanistan Deborah Lyons mengatakan, krisis ekonomi Afghanistan adalah masalah serius yang perlu ditangani oleh semua negara.

"PBB sedang bekerja untuk merevitalisasi ekonomi Afghanistan dan secara mendasar mengatasi masalah ekonomi Afghanistan," kata Lyons.

Hingga saat ini mayoritas negara di dunia masih enggan mengakui Pemerintahan Taliban yang berkuasa sejak Agustus lalu.

Negara-negara Barat, yang dipimpin AS, kini membekukan aset perbankan Afghanistan senilai miliaran dolar. Mereka juga memotong dana pembangunan yang pernah menjadi tulang punggung ekonomi Afghanistan.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×