kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Semua Syarat Terpenuhi, Taliban Berharap Pemerintahannya Diakui Dunia Secara Resmi


Rabu, 19 Januari 2022 / 15:10 WIB
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi memberikan keterangan media setelah rapat dengan sejumlah petinggi Bulan Sabit Turki di Ankara, Turki, Jumat (15/10/2021). REUTERS/Cagla Gurdogan.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

"Bantuan kemanusiaan yang ada saat ini adalah solusi jangka pendek untuk masalah ekonomi kami. Yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah jangka panjang adalah pelaksanaan proyek infrastruktur," tambah Muttaqi.

Sejalan dengan Akhund, Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Afghanistan Deborah Lyons mengatakan, krisis ekonomi Afghanistan adalah masalah serius yang perlu ditangani oleh semua negara.

"PBB sedang bekerja untuk merevitalisasi ekonomi Afghanistan dan secara mendasar mengatasi masalah ekonomi Afghanistan," kata Lyons.

Hingga saat ini mayoritas negara di dunia masih enggan mengakui Pemerintahan Taliban yang berkuasa sejak Agustus lalu.

Negara-negara Barat, yang dipimpin AS, kini membekukan aset perbankan Afghanistan senilai miliaran dolar. Mereka juga memotong dana pembangunan yang pernah menjadi tulang punggung ekonomi Afghanistan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×