kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Sepakat dengan Israel, Iran: Pengkhianatan Uni Emirat Arab tak akan berlangsung lama


Selasa, 01 September 2020 / 16:26 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyampaikan khotbah salat Jumat di Teheran, Iran, 17 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan, Uni Emirat Arab telah mengkhianati dunia Islam dan Palestina dengan mencapai kesepakatan untuk menormalkan hubungan dengan Israel.

"Tentu saja, pengkhianatan Uni Emirat Arab tidak akan berlangsung lama, tapi stigma ini akan selalu diingat. Mereka membiarkan rezim Zionis masuk ke wilayah tersebut dan melupakan Palestina," kata Khamenei.

"Uni Emirat Arab akan dipermalukan selamanya. Saya berharap, mereka bangun dan memberi kompensasi atas apa yang mereka lakukan," ujar dia dalam pidatonya, Selasa (1/9), seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: AS klaim banyak negara Arab yang akan mendukung normalisasi hubungan UEA-Israel

Iran telah mengkritik keras kesepakatan yang diperantarai AS antara Uni Emirat Arab dan musuh lama Teheran, Israel. Beberapa pejabat Iran memperingatkan, Uni Emirat Arab dan Israel yang berdampingan satu sama lain berisiko menimbulkan kebakaran di Timur Tengah.

Israel dan Uni Emirat Arab mengharapkan keuntungan ekonomi dari kesepakatan itu, akomodasi pertama antara negara Arab dan Israel dalam lebih dari 20 tahun, yang sebagian besar ditempa melalui ketakutan bersama terhadap Iran. 

Namun, kesepakatan tersebut telah mengecewakan para pemimpin Palestina, yang percaya itu semakin mengikis perjuangan mereka untuk sebuah negara merdeka.

Baca Juga: Bahrain siap berdamai dengan Israel, ini syaratnya




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×