kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Setelah 30 tahun, Irak dan Arab Saudi buka kembali perbatasan darat


Rabu, 18 November 2020 / 23:50 WIB


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Menjelang pembukaan Arar, salah satu kelompok yang mengidentifikasi dirinya sebagai Ashab al-Kahf mengeluarkan pernyataan yang mengumumkan "penolakannya terhadap proyek Arab Saudi di Irak".

"Para kader intelijen dari mujahidin mengikuti semua perincian aktivitas musuh Arab Saudi di perbatasan Irak," mereka memperingatkan.

Berbicara kepada wartawan pada Selasa (17/11) malam, Kadhemi merespons mereka yang menggambarkan pemulihan hubungan sebagai "kolonialisme" Arab Saudi. "Ini bohong. Memalukan," katanya seperti dilansir Channel News Asia.

"Biarkan mereka berinvestasi. Selamat datang di Irak," ujar Kadhemi yang menambahkan, investasi Arab Saudi bisa  membawa "banjir" pekerjaan baru ke Irak di mana lebih dari sepertiga pemuda menganggur.

Selanjutnya: Warga Arab pesimistis kebijakan AS di Timur Tengah bakal berubah usai Biden menang




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×