kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Setelah 30 tahun, Irak dan Arab Saudi buka kembali perbatasan darat


Rabu, 18 November 2020 / 23:50 WIB


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Menjelang pembukaan Arar, salah satu kelompok yang mengidentifikasi dirinya sebagai Ashab al-Kahf mengeluarkan pernyataan yang mengumumkan "penolakannya terhadap proyek Arab Saudi di Irak".

"Para kader intelijen dari mujahidin mengikuti semua perincian aktivitas musuh Arab Saudi di perbatasan Irak," mereka memperingatkan.

Berbicara kepada wartawan pada Selasa (17/11) malam, Kadhemi merespons mereka yang menggambarkan pemulihan hubungan sebagai "kolonialisme" Arab Saudi. "Ini bohong. Memalukan," katanya seperti dilansir Channel News Asia.

"Biarkan mereka berinvestasi. Selamat datang di Irak," ujar Kadhemi yang menambahkan, investasi Arab Saudi bisa  membawa "banjir" pekerjaan baru ke Irak di mana lebih dari sepertiga pemuda menganggur.

Selanjutnya: Warga Arab pesimistis kebijakan AS di Timur Tengah bakal berubah usai Biden menang




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×