kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.929   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.353   1,62   0,03%
  • KOMPAS100 836   0,79   0,09%
  • LQ45 634   0,10   0,02%
  • ISSI 219   -0,57   -0,26%
  • IDX30 356   0,38   0,11%
  • IDXHIDIV20 435   0,64   0,15%
  • IDX80 95   0,12   0,13%
  • IDXV30 120   -0,05   -0,05%
  • IDXQ30 113   0,06   0,05%

Setelah Facebook, militer Myanmar blokir Twitter dan Instagram


Sabtu, 06 Februari 2021 / 13:07 WIB


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Dan, untuk malam keempat pada Jumat (5/2), kebisingan dari jendela dan balkon kembali bergema di seluruh ibu kota komersial Yangon, saat perlawanan terhadap kudeta serta penangkapan aktivis dan politisi semakin meningkat.

Sebelumnya pada Jumat, hampir 300 anggota partai Liga Nasional untuk Demokrasi (LND) pimpinan Aung San Suu Kyi menyatakan diri mereka sebagai satu-satunya wakil rakyat yang sah, dan meminta pengakuan internasional sebagai pemerintahan.

Mereka seharusnya mengambil sumpah pada Senin (1/5) dalam pembukaan sidang Parlemen setelah pemilihan November 2020, ketika militer mengumumkan mengambil alih kekuasaan dan menetapkan keadaan darurat selama satu tahun.

Militer menuduh Suu Kyi dan partainya gagal menindaklanjuti keluhan mereka soal kecurangan pemilu tahun lalu, meskipun komisi pemilihan mengatakan tidak menemukan bukti untuk mendukung klaim tersebut.

Selanjutnya: Titah militer, provider internet Myanmar blokir layanan Facebook




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×