kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Sisa roket Long March 5B China jatuh di Samudera Hindia


Minggu, 09 Mei 2021 / 10:41 WIB
ILUSTRASI. Sisa roket Long-March 5B jatuh di Samudera Hindia


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pemerintah China mengumumkan, sisa roket Long-March 5B telah jatuh di Samudera Hindia pada hari Minggu (9/5). 

Kantor Berita China yang mengutip pernyataan China Manned Space Engineering Office menyebut, sebagian besar komponen dari roket yang seberat 18 ton tersebut hancur saat masuk ke atmosfer bumi. 

Sebagian dari roket yang diluncurkan pada 29 April lalu ini masuk ke atmosfer pada pukul 10.24 waktu Beijing dan mendarat di lokasi dengan titik koordinat di bujur 72,47 derajat timur dan lintang 2,65 derajat utara.

Jika dilihat lebih jelas, titik tersebut berada di lautan yang ada di barat daya India dan Sri Lanka. 

Baca Juga: Siap-siap, hari ini roket 18 ton milik China jatuh ke bumi

Kembalinya roket Long-March 5B ke bumi dianggap Amerika Serikat (AS) membahayakan. Mengingat, jatuhnya sisa roket tersebut tak bisa diketahui.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Autin sebelumnya juga menilai China telah lalai membiarkan badan roket jatuh ke orbit. Kendati demikian, pihak AS tidak berencana menembak jatuh roket tersebut. 

Selanjutnya: Waspada! Gelombang Covid-19 yang eksplosif mengancam India dan dunia




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×