kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Situasi Kian Memanas, Trump Desak Warga Iran Tinggalkan Teheran


Selasa, 17 Juni 2025 / 10:51 WIB
ILUSTRASI. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendengarkan pidato selama upacara pelantikan Administrator Pusat Layanan Medicare dan Medicaid Mehmet Oz di Kantor Oval di Washington, D.C., Amerika Serikat, 18 April 2025. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak warga Iran segera meninggalkan Teheran di tengah meningkatnya perang Israel-Iran.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Dengan semakin memburuknya situasi dan penutupan wilayah udara Israel, Kedutaan Besar Cina di Israel mendesak warganya segera meninggalkan negara tersebut melalui perbatasan darat.

Konflik udara antara Iran dan Israel yang disebut sebagai yang terbesar antara kedua musuh bebuyutan ini semakin meluas. Pada Senin, Israel menggempur lembaga penyiaran nasional Iran dan fasilitas pengayaan uranium.

Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, mengatakan kepada BBC bahwa fasilitas Natanz mengalami kerusakan parah, kemungkinan menghancurkan 15.000 sentrifus. Namun, pabrik Fordow dilaporkan masih utuh.

Baca Juga: Trump Desak Perluasan Deportasi Imigran Ilegal di AS, Sasar Kota Besar

Perundingan AS-Iran yang sebelumnya dijadwalkan di Oman pada 15 Juni dibatalkan. Teheran menyatakan tidak bisa bernegosiasi di tengah serangan.

Israel melancarkan serangan mendadak yang menewaskan sebagian besar pemimpin militer Iran dan ilmuwan nuklir utama. Israel mengklaim telah menguasai wilayah udara Iran dan berencana meningkatkan operasi dalam beberapa hari ke depan.

Trump meyakini bahwa konflik dapat segera berakhir jika Iran menerima pembatasan ketat atas program nuklirnya. “Saya yakin kesepakatan akan tercapai. Iran bodoh jika tidak menandatanganinya,” ujarnya saat pertemuan G7 di Kanada.

Namun, seorang pejabat AS mengungkapkan bahwa Trump tidak akan menandatangani rancangan pernyataan G7 yang menyerukan de-eskalasi. Dalam draf tersebut ditegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan bahwa Israel berhak mempertahankan diri.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×