Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - SEOUL. SK Hynix dari Korea Selatan mengatakan bahwa dewan direksi telah menyetujui investasi sekitar 54,3 triliun won atau setara US$ 38,30 miliar hingga tahun 2031. Dana investasi tersebut akan digunakan untuk pembangunan dua pabrik.
Yakni, 35,2 triliun won untuk pembangunan tahap kedua pabrik fabrikasi chip di Yongin dan 19,1 triliun won untuk pabrik chip M17 di Cheongju.
Pada bulan Juni, SK Hynix mengatakan pihaknya berencana untuk menginvestasikan 600 triliun won di klaster semikonduktor Yongin dan 100 triliun won untuk memperluas basis produksinya di Cheongju, dan menambahkan pada saat itu bahwa rincian rencana dan jadwal investasi akan diungkapkan setelah menerima persetujuan dewan.
Perusahaan tersebut mengatakan bahwa "Y2 fab" milik Yongin adalah yang kedua dari empat pabrik fabrikasi yang direncanakan untuk cluster tersebut dan akan berfungsi sebagai basis produksi untuk chip memori akses acak dinamis (DRAM).
DRAM, yang menyimpan data sementara untuk prosesor, merupakan komponen penting dalam server yang mendukung booming AI.
Baca Juga: Arab Saudi, Turki dan Pakistan Akan Meneken Kesepakatan Pertahanan Bersama
Konstruksi dijadwalkan akan dimulai pada bulan Juli tahun depan, dengan cleanroom pertama diperkirakan akan dibuka pada bulan Juni 2029 untuk memproduksi memori bandwidth tinggi (HBM) dan produk DRAM generasi berikutnya lainnya.
Ruang bersih adalah ruang produksi yang sangat terkontrol yang mencegah masuknya debu dan kontaminan mikroskopis lainnya selama proses pembuatan chip.
Sementara itu, pabrik Yongin tahap pertama tetap berjalan sesuai rencana, dengan ruang bersih pertamanya dijadwalkan dibuka pada Februari tahun depan, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.
Secara terpisah, SK Hynix mengatakan pembangunan pabrik M17 di Cheongju, yang akan memproduksi memori flash NAND yang digunakan untuk menyimpan data di perangkat mulai dari komputer pribadi hingga server AI, dijadwalkan akan dimulai pada bulan Februari tahun depan, dengan ruang bersih pertamanya diperkirakan akan dibuka pada bulan Desember 2028.
Dalam pengajuan peraturan terpisah, perusahaan mengatakan pihaknya "secara aktif meninjau" langkah-langkah pengembalian pemegang saham tambahan untuk meningkatkan nilai pemegang saham dan berharap untuk menyelesaikannya dan mengumumkan rinciannya pada kuartal ketiga.












![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
