kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.007   72,06   0,91%
  • KOMPAS100 1.129   12,10   1,08%
  • LQ45 820   3,93   0,48%
  • ISSI 283   5,35   1,92%
  • IDX30 426   -0,37   -0,09%
  • IDXHIDIV20 512   -3,16   -0,61%
  • IDX80 126   1,17   0,93%
  • IDXV30 139   0,24   0,17%
  • IDXQ30 138   -0,60   -0,43%

Soal suku bunga AS, Trump tuding Obama ikut campur


Senin, 12 September 2016 / 21:12 WIB
Soal suku bunga AS, Trump tuding Obama ikut campur


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

WASHINGTON. Kontroversi sepertinya tidak bisa lepas dari Donald Trump. Kali ini, calon presiden Amerika dari Partai Republik itu menuding Gubernur Bank Sentral (The Fed) Janet Yellen mendapatkan tekanan politik dari pemerintahan Barack Obama.

Terutama perihal kebijakan menaikkan suku bunga. “Yah, menetap di nol karena jelas politik dan dia (Janet Yellen) melakukan apa yang diinginkan Obama. Seharusnya Yellen malu apa yang dia lakukan,” kata Trump kepada CNBC, Senin (12/9).

Trump mengatakan sebagai seorang pengusaha,” saya suka suku bunga rendah, tapi kebijakan ini merugikan banyak orang yang menyimpan uangnya di tabungan.

Di sisi lain, Gubernur The Fed Minneapolis Neel Kashkari menyangkal tudingan Trump. “Politik tidak mempengaruhi. Kami melihat pada data ekonomi,” ujarnya.

Asal tahu saja, kini perhatian pasar fokus pada pertemuan The Fed pada 20-21 September mendatang. Probabilitas The Fed untuk menaikkan suku bunganya naik menjadi 30% Jumat pekan lalu, dari sebelumnya 22%.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×