kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

SoftBank berinvestasi di saham Amazon senilai US$ 1,2 miliar


Selasa, 18 Agustus 2020 / 17:50 WIB
ILUSTRASI. SoftBank Group Corp dikabarkan membeli saham perusahaan e-commerce raksasa Amerika Serikat (AS) Amazon senilai US$ 1,2 miliar.


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - TOKYO. SoftBank Group Corp dikabarkan membeli saham perusahaan e-commerce raksasa Amerika Serikat (AS) Amazon senilai US$ 1,2 miliar. Investasi ini mempertegas upaya ekspansi konglomerat teknologi tersebut untuk memperluas investasinya di luar perusahaan rintisan (startup) yang belum terdaftar.

Seperti dikutip Reuters, Chief Executive Officer (CEO) SoftBank Masayoshi Son pekan lalu mengumumkan bahwa anak perusahaan manajemen investasi Softbank akan memarkir kelebihan dana tunai dari program penjualan aset besar-besaran di saham yang likuid. SoftBank sendiri sudah menghabiskan dana sekitar US$ 10 miliar sejauh ini untuk membeli saham.

Baca Juga: SoftBank berkomitmen menyuntik pendanaan US$ 1,1 miliar untuk WeWork

Selain Amazon, grup tersebut telah berinvestasi di beberapa perusahaan papan atas seperti Netflix, Tesla, Microsoft Corp dan Alphabet, perusahaan induk Google. SoftBank juga mengungkapkan investasi saham di perusahaan pemasok chip Nvidia Corp senilai US$ 220 juta.

Softbank sejatinya mengarahkan banyak investasinya di Vision Fund senilai US$ 100 miliar dengan fokus utama pada startup yang tidak terdaftar di bursa. Tapi sialnya, dana tersebut malah membebani pendapatan grup secara konsolidasi lantaran nilai kepemilikan saham di beberapa perusahaan telah turun di bawah harga akuisisi.

Tapi sisi positifnya, beberapa nilai saham di perusahaan yang terdaftar di bursa justru meningkat. Hal itu ditopang oleh reli saham teknologi, semisal saham Tesla yang naik lebih dari 60% sejak akhir Juni 2020.

SoftBank juga mengungkapkan beberapa kepemilikan sahamnya di beberapa situs berbasis video asal China seperti BiliBili Inc dan iQIYI Inc. iQIYI.

Baca Juga: SoftBank batalkan pendanaan senilai US$ 500 juta di Credit Suisse




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×