kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.003.000   87.000   2,98%
  • USD/IDR 16.734   -57,00   -0,34%
  • IDX 8.321   -659,67   -7,35%
  • KOMPAS100 1.149   -90,86   -7,33%
  • LQ45 813   -63,58   -7,26%
  • ISSI 305   -25,64   -7,75%
  • IDX30 418   -26,36   -5,93%
  • IDXHIDIV20 493   -25,93   -4,99%
  • IDX80 127   -10,53   -7,65%
  • IDXV30 138   -5,68   -3,95%
  • IDXQ30 134   -8,31   -5,83%

Starbucks Meroket! Penjualan Global Lampaui Ekspektasi Pasar


Rabu, 28 Januari 2026 / 20:35 WIB
Starbucks Meroket! Penjualan Global Lampaui Ekspektasi Pasar
ILUSTRASI. Produk Terbaru Starbucks To Drink - MAPB (Dok/MAPB)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Starbucks Corp mencatatkan kenaikan penjualan sejenis (comparable sales) global kuartal I yang melampaui ekspektasi pasar, seiring mulai pulihnya permintaan di Amerika Serikat (AS).

Capaian ini menjadi sinyal awal keberhasilan upaya transformasi yang dijalankan CEO Brian Niccol.

Dalam laporan kinerjanya pada Rabu (28/1/2026), Starbucks membukukan pertumbuhan penjualan sejenis global sebesar 4%, jauh di atas estimasi analis sebesar 2,25%, berdasarkan data LSEG.

Baca Juga: Laba Kuartal IV 2025 MSCI Naik Berkat Permintaan Kuat Produk Indeks

Saham Starbucks pun melonjak sekitar 5% dalam perdagangan pra-pasar, setelah perusahaan juga mengembalikan proyeksi kinerja setahun penuh menjelang hari investor pertamanya di bawah kepemimpinan Niccol yang digelar Kamis di New York.

Niccol menitikberatkan strategi pada upaya menghidupkan kembali budaya kedai kopi Starbucks di pasar AS, guna menarik kembali konsumen sekaligus menghadapi persaingan dari pemain baru.

Sebagai bagian dari penyederhanaan menu, Starbucks memangkas hampir 30% varian produk di gerai AS hingga akhir 2025.

Dalam setahun terakhir, perusahaan menghentikan sejumlah produk, termasuk lini minuman berbasis minyak zaitun Oleato serta beberapa varian frappuccino, untuk kembali fokus pada produk inti seperti latte.

Baca Juga: Perusahaan Elon Musk, SpaceX, Akan Gelar IPO Saat Posisi Jupiter dan Venus Sejajar

Di Amerika Utara, penjualan sejenis tumbuh 4%, menjadi kenaikan pertama dalam hampir dua tahun terakhir. Starbucks juga menutup ratusan gerai berkinerja rendah, termasuk roastery ikonik di Seattle, serta menekan biaya operasional di lini belakang.

Dari sisi trafik pelanggan, kunjungan meningkat pada hari-hari promosi utama seperti Red Cup Day pada Desember, serta peluncuran produk merchandise liburan Bearista Cold Cup pada November, menurut data Placer.ai.

Untuk ke depan, Starbucks memproyeksikan pertumbuhan penjualan sejenis global tahun fiskal 2026 sebesar 3% atau lebih, sedikit di atas estimasi pasar 2,94%.

Namun demikian, perusahaan memperkirakan laba disesuaikan tahun fiskal 2026 berada di kisaran US$2,15–US$2,40 per saham, dengan titik tengah proyeksi masih di bawah perkiraan analis sebesar US$2,35 per saham.

Selanjutnya: Menteri PKP Sulap Kawasan Menteng Tenggulun Jadi Sentra Kuliner

Menarik Dibaca: 5 Cara Lepas Krim Dokter Tanpa Menyebabkan Breakout, Enggak Perlu Takut Lagi!




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×