kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Stok menipis, sebuah kota di China cegat pengiriman masker untuk kota lain


Kamis, 06 Februari 2020 / 19:42 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang memakai masker di Yuyuan Garden selama liburan Tahun Baru Imlek yang diperpanjang, saat wabah virus corona melanda China, di Shanghai, 6 Februari 2020. REUTERS/Aly Song


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

China memang sedang menghadapi masalah pasokan peralatan medis, karena kasus infeksi dan jumlah kematian terus meningkat. Bahkan stok di rumahsakit di Wuhan semakin menipis.

Baca Juga: Begini cara Facebook, Twitter, dan TikTok tangkal hoaks virus corona

Kota, yang jadi pusat penyebaran virus corona baru dan memiliki lebih dari 10.000 kasus infeksi terkonfirmasi, ini telah meminta dukungan publik untuk pasokan peralatan pelindung, seperti masker dan pakaian.

Pemerintah China, Sabtu (1/2) mengatakan, Perdana Menteri Li Keqiang sudah meminta Uni Eropa untuk membantu China mendapatkan pasokan medis yang mendesak.




TERBARU

[X]
×