Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - ADAMUZ. Sedikitnya 39 orang tewas dan 122 lainnya luka-luka setelah dua kereta cepat bertabrakan di dekat Adamuz, Provinsi Cordoba, Spanyol selatan, Minggu (19/1/2026) malam. Kecelakaan ini menjadi salah satu tragedi perkeretaapian terburuk di Eropa dalam hampir 80 tahun terakhir.
Layanan darurat setempat menyatakan, dari total korban luka, 12 orang dalam kondisi kritis dan dirawat di unit perawatan intensif.
Lokasi kecelakaan yang terpencil di wilayah perbukitan perkebunan zaitun menyulitkan proses evakuasi karena hanya dapat diakses melalui satu jalan sempit.
Direktur nasional kedaruratan Palang Merah Spanyol, Iñigo Vila, mengatakan keterbatasan akses menjadi tantangan utama tim penyelamat. “Akses ke lokasi sangat terbatas, sehingga ambulans sulit keluar-masuk,” ujarnya.
Baca Juga: Tragedi Kereta Cepat Spanyol: Tabrakan Maut Tewaskan 21 Orang
Rekaman drone kepolisian menunjukkan dua rangkaian kereta berhenti sekitar 500 meter terpisah. Salah satu gerbong terbelah dua dan hancur parah. Warga setempat turut membantu proses evakuasi sebelum tim penyelamat tiba.
Kepolisian mencatat sekitar 400 penumpang berada di kedua kereta tersebut. Posko khusus telah dibuka di Cordoba untuk membantu identifikasi korban, termasuk pengambilan sampel DNA dari keluarga.
Presiden Renfe, Álvaro Fernández Heredia, menjelaskan bahwa kereta Iryo yang melaju dari Malaga menuju Madrid keluar jalur saat melaju dengan kecepatan sekitar 110 km per jam.
Sekitar 20 detik kemudian, kereta kedua yang menuju Huelva dengan kecepatan 200 km per jam menabrak bagian belakang rangkaian atau puing di jalur rel.
Ia menegaskan penyebab kecelakaan masih diselidiki. “Ini terjadi dalam kondisi yang tidak biasa, dan kesalahan manusia hampir bisa dikesampingkan,” katanya.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Pembahasan Khusus Utang Kereta Cepat Whoosh
Data Reuters menunjukkan jalur rel di sekitar Adamuz kerap mengalami gangguan sejak 2022, termasuk masalah persinyalan dan jaringan listrik atas. Meski demikian, pemerintah menyatakan jalur tersebut telah direnovasi total pada Mei 2025 dengan investasi 700 juta euro.
Perdana Menteri Pedro Sanchez membatalkan kunjungannya ke Forum Ekonomi Dunia di Davos dan bersama Menteri Transportasi Oscar Puente menuju lokasi kejadian. Puente menegaskan kereta Iryo yang terlibat kecelakaan berusia kurang dari empat tahun dan terakhir diperiksa pada 15 Januari.
Tragedi ini merupakan kecelakaan kereta api paling mematikan di Spanyol sejak 2013 dan kembali mengguncang kepercayaan publik terhadap keselamatan jaringan kereta cepat terbesar di Eropa tersebut.











![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
