Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Aktivitas manufaktur Korea Selatan tumbuh untuk bulan ketiga berturut-turut pada Februari, didorong lonjakan produksi yang menjadi yang tercepat dalam satu setengah tahun terakhir berkat kuatnya permintaan semikonduktor.
Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur yang dirilis S&P Global Senin (3/3/2026) tercatat di level 51,1 pada Februari, sedikit turun dari 51,2 pada Januari yang merupakan level tertinggi sejak Agustus 2024.
Angka tersebut tetap berada di atas ambang 50 yang memisahkan fase ekspansi dan kontraksi, menandai tiga bulan berturut-turut sektor manufaktur berada di zona pertumbuhan.
Baca Juga: Kedubes AS di Riyadh Arab Saudi Diserang Drone, Trump Siapkan Respons
Produksi dan Pesanan Menguat
Subindeks menunjukkan output meningkat pada laju tercepat sejak Agustus 2024. Pesanan baru juga naik untuk bulan ketiga berturut-turut, meski dengan kecepatan yang sedikit lebih lambat dibanding Januari.
“Output dan pesanan baru tetap berada di wilayah ekspansi, dengan perusahaan menyoroti kekuatan pasar semikonduktor,” ujar Usamah Bhatti, ekonom di S&P Global Market Intelligence.
Permintaan eksternal tercatat kuat, terutama dari Amerika Serikat dan China.
Baca Juga: Belanja Modal Jepang Naik 6,5% di Kuartal IV, Topang Ekonomi yang Lesu
Ekspor dan Prospek Ekonomi
Data perdagangan yang dirilis sebelumnya menunjukkan ekspor Korea Selatan memperpanjang tren kenaikan menjadi sembilan bulan berturut-turut pada Februari, melampaui ekspektasi pasar.
Penjualan chip yang kuat menopang kinerja pengiriman secara keseluruhan, meski ketidakpastian tarif AS masih membayangi prospek.
Pekan lalu, Bank of Korea merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi 2,0% dari sebelumnya 1,8%, dengan alasan booming ekspor chip.
Bank sentral juga mempertahankan suku bunga dan mengisyaratkan kebijakan akan tetap stabil selama enam bulan ke depan.
Baca Juga: Dolar Rengkuh Kembali Posisi sebagai Aset Safe Haven, Ini Buktinya
Indikator Permintaan Menguat
Indikator jangka pendek lainnya turut menunjukkan penguatan permintaan. Pembelian bahan baku meningkat pada laju tercepat sejak Juli 2021, sementara pesanan tertunda (backlogs of work) naik paling tinggi dalam 13 bulan.
Persediaan barang jadi juga meningkat untuk pertama kalinya sejak Desember 2024, seiring perusahaan membangun stok guna mengimbangi peningkatan permintaan.
Secara keseluruhan, survei ini mengindikasikan sektor manufaktur Korea Selatan masih mendapatkan dorongan kuat dari industri semikonduktor, yang menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi negara tersebut.













