kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Taiwan desak China minta maaf atas insiden Tiananmen, Beijing: Omong kosong


Rabu, 03 Juni 2020 / 18:08 WIB
ILUSTRASI. Petugas paramiliter yang mengenakan masker wajah berjaga-jaga di Gerbang Tiananmen, saat wabah virus corona baru melanda, di Beijing, China, 27 Januari 2020. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Taiwan medesak China untuk meminta maaf atas insiden berdarah Lapangan Tiananmen 1989 di Beijing, sebuah seruan yang Tiongkok anggap sebagai "omong kosong".

Kamis (4/6) menandai 31 tahun sejak tentara China diduga melepaskan tembakan untuk mengakhiri kerusuhan yang dipimpin mahasiswa di dan sekitar Lapangan Tiananmen.

Pemerintah China tidak pernah merilis angka kematian sebenarnya. Tapi, perkiraan dari kelompok hak asasi manusia dan saksi, angkanya mencapai ratus hingga ribuan orang.

Baca Juga: Larang peringatan Lapangan Tiananmen, AS: China berangus suara Hong Kong

Dalam pernyataan pada malam peringatan Lapangan Tiananmen 1986, Taiwan mengatakan, China harus memenuhi harapan rakyatnya akan kebebasan dan demokrasi serta memulai reformasi politik.

"China harus menilai kembali fakta-fakta sejarah tentang insiden 4 Juni dan dengan tulus meminta maaf," kata Mainland Affairs Council, pembuat kebijakan di Taiwan, seperti dikutip Reuters.

Omong kosong




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×