kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.120
  • SUN95,28 0,51%
  • EMAS661.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.08%
  • RD.CAMPURAN 0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

Taiwan serukan dukungan internasional pertahankan demokrasi pasca ancaman China

Sabtu, 05 Januari 2019 / 15:00 WIB

Taiwan serukan dukungan internasional pertahankan demokrasi pasca ancaman China


KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyerukan dukungan komunitas internasional untuk mempertahankan demokrasi di pulau tersebut  di tengah ancaman baru China terhadap Taiwan.

Seruan Tsai tersebut muncul beberapa hari pasca Presiden China Xi Jinping dalam salah satu pidato kenegarannya mengatakan, tidak ada yang bisa mengubah fakta bahwa Taiwan merupakan bagian dari China daratan. Xi menegaskan, bahwa warga negara dari kedua wilayah harus berupaya mencari cara untuk penyatuan kembali (reunification).

"Kami berharap masyarakat internasional menanggapinya dengan serius dan dapat menyatakan dukungan serta membantu kami," kata Tsai kepada wartawan di Taipei, seperti diberiktan Reuters, Sabtu (5/1),  merujuk pada ancaman China untuk menggunakan kekuatan dalam upaya menyatukan kembali Taiwan di bawah kendalinya.

Tsai melanjutkan, bila komunitas internasional tidak mendukung demokrasi di Taiwan, yang saat ini dalam ancaman China, maka muncul pertanyaan negara mana lagi yang akan menjadi sasaran berikutnya.

Hubungan China dengan Taiwan merupakan salah satu masalah paling sensitif bagi China. Tekanan Xi terhadap negeri pulau tersebut kian meningkat sejak Tsai dari Partai Progresif Demokratik yang pro kemerdekaan menjadi presiden pada 2016.

Xi secara terang mengatakan, China berhak menggunakan kekuatan membawa Taiwan di bawah kendalinya, meski China tetap mengedepankan cara-cara damai dalam upaya penyatuan kembali dengan pulau tersebut.

Namun ancaman Xi tersebut mendapat respon dari Tsai yang menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tunduk pada pemerintah China yang menawarkan satu negara dengan dua sistem seperti halnya Hong Kong. Tsai justru menekankan, bahwa semua negosiasi lintas selat dilakukan atas dasar pemerintah ke pemerintah.

Tsai juga mendesak agar China memiliki pemahaman yang benar tentang apa yang dipikirkan rakyat Taiwan. Sebaliknya, tindakan intimidasi politik yang dilakukan China justru tidak membantu memulihkan hubungan kedua negara.

Sumber : Reuters
Editor: Noverius Laoli

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.1341 || diagnostic_web = 0.9484

Close [X]
×