kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Tangki bahan bakar bocor, citra Dreamliner jatuh


Rabu, 09 Januari 2013 / 14:31 WIB
ILUSTRASI. Membilas Wajah, 6 Kesalan Fatal Menggunakan Sheet Mask


Sumber: BBC, Reuters |

BOSTON. Pesawat milik Japan Airlines berjenis Boeing 787 Dreamliner batal mengudara ke Yokyo lantaran tangki bahan bakar pesawat diketahui bocor. Ini adalah peristiwa kedua yang menimpa Dreamliner dalam satu pekan terakhir.

Sekitar 151 liter bahan bakar terbuang percuma akibat kejadian ini. Juru bicara bandara menyatakan semua penumpang berhasil keluar dengan selamat.

Senin lalu, percikan api dari listrik dalam pesawat Dreamliner yang dioperasikan oleh Japan Airlines terjadi di bandara yang sama.

Seorang juru bicara Japan Airlines, Carol Anderson, mengatakan pada Selasa (8/1) bahwa Dreamliner yang kedua batal terbang karena adanya masalah mekanik dan rincian kerusakan yang terjadi belum dapat dikonfirmasi.

Badan Nasional Keselamatan Transportasi AS memastikan, tidak akan melakukan investigasi terhadap peristiwa Selasa lalu, karena tidak ada kecelakaan yang ditimbulkan.

Citra Dreamliner jatuh

Perlu diketahui, Dreamliner merupakan salah satu pesawat tercanggih yang pernah dibuat. Namun adanya masalah teknis itu mencederai citranya di mata global.

Tahun lalu, sebuah pesawat United Airlines mendarat darurat karena masalah listrik. Tak hanya itu, Desember 2012, Qatar Airways menghentikan operasi jenis 787 Dreamliners setelah sejumlah masalah elektrik terjadi yang sama dengan yang menimpa United Airlines.

Untuk Badan Administrasi Penerbangan Federal AS, menjelaskan tangki bahan bakar Dreamliner memang bermasalah.

Badan itu memperingatkan bahwa masalah ini dapat menyebabkan kebocoran bahan bakar di bagian mesin yang panas dan menimbulkan kebakaran, menyebabkan kegagalan mesin, atau pesawat itu kehabisan bahan bakar.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×