Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Petani AS Tertekan
Di sisi lain, petani AS menghadapi tahun keempat berturut-turut dengan laba rendah hingga negatif. Pendapatan sektor pertanian diperkirakan kembali turun tahun ini, meski pemerintah menyalurkan bantuan besar.
Departemen Pertanian AS telah mengumumkan bantuan jembatan senilai US$ 11 miliar untuk petani, sebagian sebagai respons atas terganggunya akses pasar ekspor. Program tersebut akan mulai dibuka pekan depan.
Dan Basse, Presiden AgResource Company, menilai keputusan Mahkamah Agung membuat arah kebijakan tarif semakin kabur.
Tonton: Menkeu Purbaya Akui Pertumbuhan Ekonomi 5% Tak Cukup Serap Tenaga Kerja Baru
“Palu tarif telah diambil dari tangan presiden. Pertanyaannya, alat apa lagi yang akan digunakan ke depan?” ujarnya.
Situasi ini membuat prospek ekspor kedelai AS ke China kembali berada di persimpangan: antara janji politik dan realitas pasar global.












![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)