Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Bintang pop dunia Taylor Swift digugat oleh seorang performer asal Las Vegas terkait dugaan pelanggaran merek dagang atas judul album terbarunya, “The Life of a Showgirl”.
Melansir Reuters dalam gugatan yang diajukan pada Senin (30/3/2026), Maren Wade menyebut penggunaan judul tersebut melanggar hak merek dagang miliknya dan berpotensi menimbulkan kebingungan di kalangan publik.
Baca Juga: Harga Minyak Brent Menuju Rekor Bulanan, Wall Street Menguat di Tengah Perang Iran
Wade menilai, promosi album Swift dapat “menenggelamkan” pertunjukan panggung miliknya yang telah lama berjalan berjudul “Confessions of a Showgirl”.
Ia meminta pengadilan untuk menghentikan penggunaan nama yang dinilai terlalu mirip tersebut.
Pihak Swift dan labelnya, Universal Music Group, belum memberikan tanggapan resmi atas gugatan ini.
Kuasa hukum Wade Jaymie Parkkinen menyatakan, pihaknya menghormati kesuksesan Swift, namun menegaskan bahwa hukum merek dagang bertujuan melindungi karya kreator dari berbagai skala.
Baca Juga: The Fed Awasi Sektor Private Credit, Jerome Powell: Belum Ada Risiko Sistemik
Album “The Life of a Showgirl” sendiri merupakan album ke-12 Swift yang dirilis pada Oktober lalu. Album ini mencetak rekor streaming di Spotify dan menjadi album terlaris sepanjang 2025.
Dalam dokumen gugatan, Wade menjelaskan bahwa ia mulai menulis kolom “Confessions of a Showgirl” sejak 2014 di media lokal Las Vegas, sebelum mengembangkannya menjadi pertunjukan panggung yang mengangkat kisah humoris dunia hiburan.
Sebelumnya, United States Patent and Trademark Office (USPTO) juga dilaporkan telah menolak permohonan merek dagang Swift untuk “Life of a Showgirl” pada tahun lalu.
Penolakan itu didasarkan pada potensi kebingungan dengan merek yang telah lebih dulu dimiliki Wade.
Baca Juga: Perang Iran Redupkan Prospek Ekonomi Global, IMF Peringatkan Risiko Inflasi
Wade menilai, penggunaan nama tersebut oleh Swift berisiko membuat publik menganggap karya aslinya sebagai tiruan.
“Dalam hitungan minggu, apa yang telah dibangun selama 12 tahun terancam hilang,” tulis Wade dalam gugatannya.
Ia meminta pengadilan untuk melarang penggunaan merek “Showgirl” oleh Swift serta menuntut ganti rugi yang tidak disebutkan nilainya.













