kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.707   26,00   0,15%
  • IDX 6.461   -73,54   -1,13%
  • KOMPAS100 856   -10,81   -1,25%
  • LQ45 651   -8,28   -1,26%
  • ISSI 223   -1,77   -0,79%
  • IDX30 361   -4,82   -1,31%
  • IDXHIDIV20 451   -6,99   -1,53%
  • IDX80 98   -1,17   -1,18%
  • IDXV30 124   -1,89   -1,50%
  • IDXQ30 117   -1,35   -1,15%

Temukan antibodi corona, Israel cari produsen yang mau produksi massal


Selasa, 05 Mei 2020 / 16:30 WIB
ILUSTRASI. Para pekerja Lembaga Pemakaman Yahudi mengenakan alat pelindung sebelum membawa jenazah korban penyakit virus corona (COVID-19) untuk dimakamkan di Yerusalem, Israel, 2 April 2020.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - YERUSALEM. Israel berhasil mengembangkan antibodi virus corona baru. Menteri Pertahanan Israel menyebut temuan itu sebagai "terobosan signifikan" menuju kemungkinan pengobatan Covid-19.

"Antibodi penetral monoklonal yang dikembangkan di Institut Riset Biologi Israel (IIBR) bisa menetralkannya (virus corona) di dalam tubuh pembawa," kata Menteri Pertahanan Naftali Bennett, Selasa (5/5), seperti dikutip Reuters.

Bennett mengunjungi IIBR pada Senin (4/5) dan mendapat pengarahan tentang terobosan signifikan dalam menemukan pengobatan virus corona tersebut.

Baca Juga: Uji klinis, Singapura gunakan remdesivir untuk obati pasien corona

Ia mengutip pernyataan Direktur IIBR Shmuel Shapira yang mengatakan, formula antibodi tersebut sedang mereka patenkan, setelah itu akan menggandeng produsen internasional untuk memproduksinya secara massal.

IIBR memimpin upaya Israel untuk mengembangkan pengobatan dan vaksin virus corona, termasuk pengujian darah dari pasien yang pulih dari Covid-19, penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus corona baru.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×