kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Temukan antibodi corona, Israel cari produsen yang mau produksi massal


Selasa, 05 Mei 2020 / 16:30 WIB
ILUSTRASI. Para pekerja Lembaga Pemakaman Yahudi mengenakan alat pelindung sebelum membawa jenazah korban penyakit virus corona (COVID-19) untuk dimakamkan di Yerusalem, Israel, 2 April 2020.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - YERUSALEM. Israel berhasil mengembangkan antibodi virus corona baru. Menteri Pertahanan Israel menyebut temuan itu sebagai "terobosan signifikan" menuju kemungkinan pengobatan Covid-19.

"Antibodi penetral monoklonal yang dikembangkan di Institut Riset Biologi Israel (IIBR) bisa menetralkannya (virus corona) di dalam tubuh pembawa," kata Menteri Pertahanan Naftali Bennett, Selasa (5/5), seperti dikutip Reuters.

Bennett mengunjungi IIBR pada Senin (4/5) dan mendapat pengarahan tentang terobosan signifikan dalam menemukan pengobatan virus corona tersebut.

Baca Juga: Uji klinis, Singapura gunakan remdesivir untuk obati pasien corona

Ia mengutip pernyataan Direktur IIBR Shmuel Shapira yang mengatakan, formula antibodi tersebut sedang mereka patenkan, setelah itu akan menggandeng produsen internasional untuk memproduksinya secara massal.

IIBR memimpin upaya Israel untuk mengembangkan pengobatan dan vaksin virus corona, termasuk pengujian darah dari pasien yang pulih dari Covid-19, penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus corona baru.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×