kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Temukan antibodi corona, Israel cari produsen yang mau produksi massal


Selasa, 05 Mei 2020 / 16:30 WIB
ILUSTRASI. Para pekerja Lembaga Pemakaman Yahudi mengenakan alat pelindung sebelum membawa jenazah korban penyakit virus corona (COVID-19) untuk dimakamkan di Yerusalem, Israel, 2 April 2020.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Antibodi yang merupakan protein sistem kekebalan tubuh yang merupakan residu yang berhasil mengatasi virus corona, secara luas dipandang sebagai kunci untuk mengembangkan kemungkinan penyembuhan Covid-19.

Antibodi yang IIBR kembangkan adalah monoklonal. Itu berarti, antibodi tersebut berasal dari satu sel yang dipulihkan dan dengan demikian berpotensi memiliki nilai yang lebih kuat dalam menghasilkan pengobatan Covid-19.

Baca Juga: Tok, remdesivir dapat persetujuan BPOM AS untuk pasien corona

Di tempat lain, ada pengobatan virus corona yang dikembangkan dari antibodi yang bersifat poliklonal, atau berasal dari dua atau lebih sel keturunan yang berbeda, majalah Science Direct melaporkan dalam edisi Mei.

Israel adalah salah satu negara pertama yang menutup perbatasannya dan memberlakukan pembatasan yang semakin ketat untuk menghambat wabah virus corona di negeri mereka. Saat ini, Israel memiliki 16.246 kasus dan 235 kematian akibat virus corona.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×