kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Tengah panas dengan China, India desak Rusia percepat pengiriman sistem rudal S-400


Kamis, 25 Juni 2020 / 11:44 WIB
ILUSTRASI. Rudal canggih S200 buatan Rusia


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Pertikaian perbatasan antara China dan India terakhir berkobar pada tahun 2017, ketika tentara India dan Tentara Pembebasan Rakyat berselisih selama dua bulan mengenai pembangunan jalan Cina di Doklam, dekat daerah perbatasan tiga persimpangan yang diklaim oleh Cina dan Bhutan yang merupakan sekutu India. 

Tetapi konfrontasi pada pekan lalu di Lembah Galwan adalah yang terburuk dalam beberapa dasawarsa, dengan sedikitnya 20 tentara India terbunuh.

Baca Juga: Kasus corona melonjak, pembukaan Disneyland California akhirnya ditunda

China telah memperluas gudang senjatanya di perbatasan sejak Doklam berselisih. Termasuk dengan jet tempur siluman J-20, helikopter Z-20, jet tempur J-10C dan J-11B yang dimodifikasi, drone multi-peran Wing Loong II, tank ringan Type 99A dan Type 15 yang dapat menangani ketinggian tinggi dan rudal Dongfengnya .

Pakar militer yang bermarkas di Hong Kong, Liang Guoliang mengatakan, meskipun S-400 mungkin dapat mendeteksi dan menembak jatuh jet tempur J-10C dan J-11B, namun senjata itu tidak akan mampu berurusan dengan pesawat tempur siluman J-20 atau hipersonik lainnya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×