kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.102   57,00   0,33%
  • IDX 6.969   -20,27   -0,29%
  • KOMPAS100 958   -7,01   -0,73%
  • LQ45 701   -6,78   -0,96%
  • ISSI 249   -0,42   -0,17%
  • IDX30 382   -5,80   -1,49%
  • IDXHIDIV20 472   -9,07   -1,89%
  • IDX80 108   -0,81   -0,74%
  • IDXV30 131   -2,02   -1,53%
  • IDXQ30 124   -2,26   -1,79%

Terbanyak di Benua Afrika, kasus virus corona di Afrika Selatan tembus 500.000


Minggu, 02 Agustus 2020 / 07:16 WIB
ILUSTRASI. Upaya penyebaran virus corona di Afrika Selatan.


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

Namun, peningkatan harian infeksi tampaknya kini lebih menjadi stabil, terutama di Provinsi Western Cape, Gauteng dan Eastern Cape yang paling parah, tambah Ramaphosa.

Direktur Kedaruratan WHO Mike Ryan, pekan lalu memperingatkan bahwa pengalaman Afrika Selatan adalah pendahulu untuk apa yang mungkin terjadi di seluruh benua. Jarak sosial yang sulit diberlakukan di daerah perkotaan miskin di kawasan Benua Afrika yang padat bisa menjadi pemicu penyebaran virus.

Kasus-kasus di Afrika Selatan, yang memiliki total tertinggi kelima di dunia, telah melampaui sistem perawatan kesehatan di negara tersebut. Ini menjadi peringatan bagi negara-negara di Benua Afrika lainnya, yang sebagian besar layanan kesehatannya bahkan tak lebih baik dari Afrika Selatan.

Selama Agustus, Proyek Ventilator Nasional akan mengirimkan 20.000 ventilator non-invasif yang diproduksi secara lokal ke tempat yang paling dibutuhkan, kata Ramaphosa, ketika pemerintah terus memobilisasi fasilitas, peralatan, dan personel tambahan di provinsi yang masih mengalami peningkatan infeksi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×