kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.872   -140,00   -0,78%
  • IDX 6.049   163,22   2,77%
  • KOMPAS100 802   27,05   3,49%
  • LQ45 605   18,08   3,08%
  • ISSI 207   6,11   3,04%
  • IDX30 343   9,07   2,71%
  • IDXHIDIV20 423   9,33   2,25%
  • IDX80 91   2,91   3,32%
  • IDXV30 114   3,66   3,32%
  • IDXQ30 110   2,46   2,28%

Terkontraksi parah tahun ini, pemulihan ekonomi global butuh waktu lama


Jumat, 24 April 2020 / 17:44 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pertumbuhan ekonomi


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Herlina Kartika Dewi

Tekanan penurunan juga menghantam pasar tenaga kerja AS, di mana pengangguran berada di dekat posisi terendah bersejarah sebelum krisis.

Rekor baru 26 juta warga AS yang mencari tunjangan pengangguran selama lima pekan terakhir, mengonfirmasikan bahwa semua pekerjaan yang diciptakan selama ledakan pekerjaan terpanjang di AS, telah hilang dalam waktu sekitar sebulan.

Baca Juga: ADB setujui utang ke RI untuk corona US$ 1,5 miliar

Tingkat pengangguran di sebagian besar negara maju yang disurvei, diprediksi akan melesat dalam beberapa bulan mendatang. "Kami melihat klaim yang meyakinkan di Inggris dan AS, bahwa jutaan bahkan puluhan juta orang akan menganggur. Sekali lagi mengingatkan kita pada memori hitam-putih antrian panjang para pengangguran membawa spanduk 'Will Work For Food'," ungkap Michael Every, ahli strategi global di Rabobank.

Negara-negara berkembang di Asia hingga Afrika, Eropa dan Amerika Latin diperkirakan akan berjuang lebih berat dengan kemampuan pemerintah dan bank sentral yang terbatas, untuk berjuang melawan tekanan penurunan dan resesi yang dalam.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×