kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Ternyata, ini penyebab banyak orang kembali positif corona usai dinyatakan sembuh


Kamis, 30 April 2020 / 10:54 WIB
ILUSTRASI. Ilustrsai virus corona. Virus corona bisa berada jauh di dalam jaringan paru-paru. REUTERS/Ueslei Marcelino TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Bian dan rekannya menyimpulkan bahwa kasus ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk memahami patogenesis infeksi Sars-CoV-2.

Komunitas medis belum menetapkan bagaimana virus dapat mempengaruhi tubuh pasien yang pulih. Namun postmortem wanita itu tidak menemukan jejak coronavirus di hati, jantung, usus, kulit atau sumsum tulangnya.

Baca Juga: Strategi Vietnam dalam menangani Covid-19 bikin pakar kesehatan kagum

Namun, para peneliti menemukan strain virus yang lengkap dalam jaringan jauh di dalam paru-parunya. Mereka menempatkan sampel jaringan di bawah mikroskop elektron untuk mengkonfirmasi keberadaan virus corona yang diselimuti cangkang mirip mahkota.

Strain yang tersembunyi tidak menyebabkan gejala yang jelas. Jaringan paru-paru menunjukkan kerusakan yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus, tetapi tidak adanya virus di seluruh tubuh membuat deteksi sulit karena metode pengujian dalam penggunaan massal tidak mengambil sampel hingga jauh di dalam paru-paru.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×