kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Ternyata, ini penyebab banyak orang kembali positif corona usai dinyatakan sembuh


Kamis, 30 April 2020 / 10:54 WIB
ILUSTRASI. Ilustrsai virus corona. Virus corona bisa berada jauh di dalam jaringan paru-paru. REUTERS/Ueslei Marcelino TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Bian dan rekannya menyimpulkan bahwa kasus ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk memahami patogenesis infeksi Sars-CoV-2.

Komunitas medis belum menetapkan bagaimana virus dapat mempengaruhi tubuh pasien yang pulih. Namun postmortem wanita itu tidak menemukan jejak coronavirus di hati, jantung, usus, kulit atau sumsum tulangnya.

Baca Juga: Strategi Vietnam dalam menangani Covid-19 bikin pakar kesehatan kagum

Namun, para peneliti menemukan strain virus yang lengkap dalam jaringan jauh di dalam paru-parunya. Mereka menempatkan sampel jaringan di bawah mikroskop elektron untuk mengkonfirmasi keberadaan virus corona yang diselimuti cangkang mirip mahkota.

Strain yang tersembunyi tidak menyebabkan gejala yang jelas. Jaringan paru-paru menunjukkan kerusakan yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus, tetapi tidak adanya virus di seluruh tubuh membuat deteksi sulit karena metode pengujian dalam penggunaan massal tidak mengambil sampel hingga jauh di dalam paru-paru.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×