kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45749,52   23,69   3.26%
  • EMAS920.000 0,66%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tesla sementara waktu menutup tokonya di China karena wabah virus corona


Jumat, 07 Februari 2020 / 09:41 WIB
Tesla sementara waktu menutup tokonya di China karena wabah virus corona
ILUSTRASI. Tesla telah menutup sementara tokonya di daratan Cina pada hari Minggu, 2 Februari 2020. REUTERS/Fabrizio Bensch/File Photo

Reporter: Handoyo | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tesla telah menutup sementara tokonya di daratan Cina pada hari Minggu, 2 Februari 2020. Hal tersebut diketahui dari sebuah postingan online dari seorang karyawan penjualan perusahaan di tanggal itu.

Langkah ini dilakukan karena lebih dari separuh China telah di tutup dalam upaya untuk mengendalikan penyebaran virus corona baru yang telah menewaskan lebih dari 500 orang di negara itu. 

Baca Juga: Dokter China pertama yang ingatkan bahaya virus corona meninggal dunia

Apple diketahui pada akhir pekan lalu juga telah menutup toko-toko di China daratan, hingga 9 Februari. Banyak merek asing lain yang beroperasi di China juga untuk sementara waktu menangguhkan atau membatasi operasi bisnis lokal mereka.

Menurut terjemahan CNBC dari teks China asli, karyawan Tesla menulis dalam sebuah postingan di aplikasi perpesanan dan media sosial WeChat bahwa:

“Mulai hari ini, toko Tesla semuanya tutup di seluruh China. Tapi saya akan menjawab pertanyaan online, setiap saat. Pesanan online masih diterima. Kami menyarankan Anda semua tinggal di rumah, dan jaga kesehatan Anda dengan baik." Namun tidak jelas apakah penutupan juga diterapkan di Hong Kong.

Saham Tesla turun lebih dari 17% pada hari Rabu setelah VP Tesla di China, Tao Lin, mengumumkan dalam sebuah pos Weibo bahwa mobil yang semula dijadwalkan untuk pengiriman ke pelanggan di sana pada awal Februari akan tertunda karena penyebaran virus corona.

Baca Juga: Ini lima industri yang diramal bakal anjlok akibat virus corona

Dalam upaya menjaga agar virus tetap terkendali, Shanghai telah memerintahkan bisnis lokal untuk tidak kembali bekerja sebelum 10 Februari, yang berarti pabrik lokal Tesla juga ditutup sementara.

Tesla memiliki 24 toko di Cina daratan, menurut situs web perusahaan. Produsen mobil itu tidak membagi penjualan berdasarkan negara, tetapi permintaan cukup kuat sehingga Tesla membuka pabrik khusus di Shanghai tahun lalu.

Pabrik Tesla yang baru mulai mengirimkan mobil Model 3 yang dibuat di pabrik Shanghai kepada pelanggan Cina pada awal Januari. 



TERBARU

[X]
×