kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Tidak ada kasus selama lima hari, Wuhan longgarkan aturan lockdown


Senin, 23 Maret 2020 / 19:14 WIB
ILUSTRASI. Polisi memberi hormat ketika seorang pekerja medis dari luar Wuhan tiba di Stasiun Kereta Api Wuhan, sebelum meninggalkan episentrum wabah penyakit virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 17 Maret 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Beijing meningkatkan langkah-langkah untuk mengatasi kasus infeksi impor, dengan mengalihkan semua penerbangan internasional yang tiba pada Senin (23/3) ke kota-kota lain, termasuk Shanghai dan Xian, tempat para penumpang akan menjalani pemeriksaan virus.

Orang asing yang kehilangan koneksi internasional sebagai akibat dari kebijakan itu terpaksa harus meninggalkan China. Karena itu, seorang pejabat Keimigrasian China menyatakan, warga negara asing harus "berpikir ulang" sebelum memilih Beijing sebagai titik transit.

Beijing melaporkan 10 kasus impor baru, menurut Komisi Kesehatan Nasional, turun dari 13 kasus di hari sebelumnya. Kasus datang dari Spanyol, Inggris, Prancis, Amerika Serikat, dan Pakistan. 

Baca Juga: Bikin overdosis, Nigeria larang klorokuin untuk obat corona

Kasus harian infeksi dari luar negeri di Beijing mencapai rekor tertinggi pada 18 Maret lalu dengan 21 kasus.

Shanghai dan Guangzhou menyebutkan, semua penumpang internasional yang tiba akan menjalani tes virus corona, memperluas program yang sebelumnya hanya berlaku untuk mereka yang datang dari negara-negara yang sangat terdampak Covid-19.

Hingga Minggu (22/3), jumlah total kasus di China mencapai 81.093. Korban tewas bertambah menjadi 3.270, naik sembilan dari hari sebelumnya.




TERBARU

[X]
×