kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.935
  • EMAS714.000 1,28%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Tidak ada pilihan mudah bagi China menghadapi perang dagang Trump


Rabu, 15 Mei 2019 / 17:39 WIB

Tidak ada pilihan mudah bagi China menghadapi perang dagang Trump
Seorang anak dengan kaus AS memegang bendera China di lapangan Tiananmen

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China kehabisan pilihan untuk menyerang Amerika Serikat (AS) tanpa merusak kepentingannya sendiri, ketika Washington mengintensifkan tekanan pada Beijing untuk memperbaiki ketidakseimbangan perdagangan.

Mengutip Reuters, Rabu (15/5), pada pekan ini, China memutuskan mengenakan tarif lebih tinggi pada sebagian besar impor AS dengan nilai US$ 60 miliar. Itu daftar yang jauh lebih pendek dibandingkan dengan US$ 200 miliar produk Cina di mana Washington menaikkan tarif.


Washington juga tengah menargetkan perusahaan teknologi China seperti Huawei dan ZTE hingga mengirim kapal perang melalui Selat Taiwan yang strategis.

Ketika tekanan meningkat, para pemimpin China mendesak untuk segera menyegel kesepakatan dan menghindari perang dagang berlarut-larut yang berisiko menghambat pembangunan ekonomi jangka panjang China. Tetapi Beijing sadar akan kemungkinan reaksi nasionalistis jika dipandang terlalu banyak mengalah ke Washington.

Sementara bila Beijing menyetujui tuntutan AS untuk mengakhiri subsidi dan keringanan pajak perusahaan milik negara dan sektor strategis berpotensi melemahkan cengkeraman Partai Komunis terhadap ekonomi. "Kami masih memiliki amunisi, tetapi kami mungkin tidak menggunakan semuanya," kata orang dalam lingkar kekuasaan Partai Komunis China yang menolak identitasnya dipublikasi.

"Tujuannya adalah untuk mencapai kesepakatan yang dapat diterima kedua belah pihak," lanjutnya.

Sejak Juli tahun lalu, China secara kumulatif telah mengenakan tarif pembalasan tambahan hingga 25% pada sekitar US$ 110 miliar barang AS. Berdasarkan data perdagangan Biro Sensus AS 2018, China hanya membeli sekitar US$ 10 miliar produk AS, seperti minyak mentah dan pesawat besar.

Sebaliknya, Presiden AS Donald Trump mengancam tarif lebih dari US$ 300 miliar barang Tiongkok.

Satu-satunya barang lain yang dapat dikenakan pajak oleh Beijing adalah impor layanan AS. Amerika Serikat memiliki surplus perdagangan jasa dengan China sebesar US$ 40,5 miliar pada 2018.

Tetapi China tidak memiliki pengaruh yang lebih besar atas Amerika Serikat seperti yang terlihat karena sebagian besar surplus itu ada di bidang pariwisata dan pendidikan, bidang yang akan lebih sulit bagi pemerintah China untuk mundur secara signifikan.

 


Sumber : Reuters
Editor: Noverius Laoli
Video Pilihan

TERBARU
Terpopuler
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0658 || diagnostic_web = 0.3146

Close [X]
×