Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.480
  • EMAS663.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Tingkat suku bunga rendah, pemerintah Jepang sarankan opsi merger bagi perbankan

Jumat, 05 April 2019 / 18:01 WIB

Tingkat suku bunga rendah, pemerintah Jepang sarankan opsi merger bagi perbankan
ILUSTRASI. Suasana kawasan bisnis di Tokyo

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Perbankan Jepang tengah berjuang menghadapi tingkat suku bunga rendah yang berkepanjangan sehingga menekan laba perusahaan. Demi mengatasi hal itu, Menteri Keuangan Jepang Taro Aso menyarankan opsi merger bagi bank regional di negara itu.

Hal itu diungkapkan oleh Aso ketika membahas rencana pelonggaran kebijakan anti monopoli yang memungkinkan beberapa bank regional untuk bergabung. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.


“Kami akan meninjau pedoman pengawasan untuk mendorong peningkatan manajemen pada tahap awal. Saat ini lembaga keuangan Jepang sedang fit, tetapi kami perlu mempertimbangkan cara untuk merespon keadaan seperti memilih opsi merger,” kata Aso, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (5/4).

Saat ini Undang-Undang (UU) Jasa Keuangan masih berfokus pada pangsa pasar dari entitas perusahaan gabungan. Di mana kehadiran aturan ini bisa menentukan apakah kehadiran perusahaan gabungan ini bisa menimbulkan persaingan atau tidak.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah kemungkinan akan melonggarkan aturan merger untuk sementara waktu dan memperkuat pemantauan bank-bank yang baru bergabung untuk memastikan mereka tidak menyalahgunakan sebagian besar pinjaman dalam negeri yang mereka terima.

Profitabilitas di bank regional telah terpukul karena kebijakan moneter super longgar Bank Sentral Jepang. Hal ini telah memicu keruntuhan dalam spread antara suku bunga pinjaman dan suku bunga pembiayaan, yang menekan margin bank.

Kebijakan moneter yang ditetapkan bank Sentral telah membuat bank-bank komersial sulit mendapatkan keuntungan dari pinjaman pinjaman yang disalurkan. 

Salah satu pimpinan bank di Jepang menegaskan, bahwa masalah ini tidak dapat diperbaiki hanya melalui merger.

Kondisi ini telah meningkatnya kekhawatiran perbankan di Jepang. Badan Layanan Keuangan pada hari Rabu mengusulkan aturan untuk memperluas pengawasan terhadap bank-bank regional, dengan lebih fokus pada tingkat profitabilitas melalui pemberi pinjaman di masa depan.


Reporter: Ferrika Sari
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan

TERBARU
Hasil Pemilu 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0566 || diagnostic_web = 0.3001

Close [X]
×