kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Titahkan militer China siap tempur bulan lalu, Xi Jinping ingin perang?


Senin, 22 Juni 2020 / 08:47 WIB
ILUSTRASI. Presiden China Xi Jinping. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Laporan juga menyatakan bahwa Tiongkok telah "menahan" beberapa tentara India selama beberapa jam. Kedua belah pihak sepakat untuk melepaskan diri setelah pertemuan antara komandan setempat.

China telah menentang pembangunan India di pihaknya dari LAC, menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap perjanjian untuk mempertahankan status quo di wilayah tersebut sampai masalah batas diselesaikan. Tiongkok mengklaim sebagian Ladakh sebagai wilayahnya sendiri. China menduduki Aksai Chin selama perang 1962 dan sejak itu menolak untuk mengosongkannya.

Baca Juga: Pejabat India klaim setidaknya 40 tentara China meninggal saat bentrok di perbatasan

India sedang melakukan kegiatan pembangunan jalan dan pembangunan infrastruktur di desa-desa dekat LAC sebagai pekerjaan pembangunan dan juga untuk meningkatkan posisi strategisnya. China telah membangun infrastruktur berat di sisi lain LAC.

Pertempuran meletus lagi

Akhirnya, pertempuran kedua negara meletus lagi  pada Senin (15/6) malam antara pasukan China dan India di tebing curam di sepanjang perbatasan yang kedua negara sengketakan di wilayah Pegunungan Ladakh menjadi kekerasan terburuk dalam 45 tahun terakhir.

Baca Juga: Mengintip kekuatan persenjataan militer India vs China siapa lebih dominan?

Melansir The Guardian, penyerangan yang dilakukan oleh tentara Tiongkok tehadap pasukan patroli India tidak menggunakan senjata. Hal ini ditujukan untuk mengurangi kemungkinan sengketa teritorial yang sudah lama berkobar menjadi perang terbuka.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×