kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Total jadi 84, Singapura laporkan tiga kasus baru corona virus


Rabu, 19 Februari 2020 / 22:15 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang menunggu stok masker pelindung wajah datang di sebuah apotek di Singapura, 28 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Ini berkat bantuan Kepolisian Singapura," kata Kementerian Kesehatan Singapura dalam pernyataan resmi yang dilansir Channelnewsasia.com.

Hingga pukul 12 siang, Rabu (19/2), Kementerian Kesehatan Singapura telah mengidentifikasi 2.593 kontak dekat yang sudah menjalani karantina. Dari jumlah ini, 1.172 masih dikarantina.

Mulai Selasa (18/2) pukul 23.59, Singapura memberlakukan Stay-Home Notice untuk penduduk Singapura dan pemegang izin jangka panjang dengan sejarah perjalanan baru-baru ini ke China di luar Provinsi Hubei.

Baca Juga: WHO puji upaya Singapura menemukan setiap kasus virus corona

Baca Juga: Rekaman bocor: RS Singapura akan hancur jika pemimpin pakai masker seperti Carrie Lam

Mereka harus tinggal di rumah setiap saat selama 14 hari. Ini lebih ketat dari Leave of Absence yang sebelumnya berlaku, yang memungkinkan mereka meninggalkan rumah sebentar, misalnya, untuk membeli makan atau perlengkapan rumahtangga.

Sejak 7 Februari, Singapura meningkatkan status Kondisi Sistem Penanggulangan Wabah Penyakit (DORSCON) ke level Orange, yang mendorong tindakan pencegahan tambahan atas Covid-19.




TERBARU

[X]
×