kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

TSMC Naikkan Proyeksi Pendapatan 2025, Optimistis terhadap Megatrend AI Global


Kamis, 16 Oktober 2025 / 20:55 WIB
TSMC Naikkan Proyeksi Pendapatan 2025, Optimistis terhadap Megatrend AI Global
ILUSTRASI. A logo of taiwanese chip giant TSMC is seen at southern Taiwan science park in Tainan, Taiwan December 29, 2022.REUTERS/Ann Wang


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

Faktor Risiko dan Investasi Global

Ketidakpastian geopolitik masih membayangi industri semikonduktor global, terutama setelah Donald Trump kembali menegaskan ancaman tarif terhadap impor chip.

Meski demikian, Wei menegaskan pertumbuhan AI tetap akan kuat bahkan jika pasar China tidak lagi terbuka bagi TSMC akibat pembatasan ekspor AS.

Pada Maret lalu, TSMC mengumumkan rencana investasi US$100 miliar di Amerika Serikat bersama Presiden Trump di Gedung Putih.

Nilai tersebut termasuk proyek senilai US$65 miliar untuk tiga pabrik chip di Arizona, salah satunya telah beroperasi.

Baca Juga: Pada Era AI, Eksekutif Global Ungkap Keterampilan yang Penting Dimiliki Manusia

Sementara itu, ASML, pemasok peralatan semikonduktor utama bagi TSMC, melaporkan pemesanan kuartal III yang melampaui ekspektasi, namun memperkirakan penurunan tajam permintaan dari China pada 2026.

Di sisi lain, Samsung Electronics juga memproyeksikan laba kuartalan tertinggi dalam tiga tahun terakhir berkat efek positif dari tren AI.

Saham TSMC di bursa Taiwan telah menguat 38% sepanjang tahun ini, melampaui kenaikan indeks pasar yang hanya sekitar 20%, seiring meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang industri chip global.

Selanjutnya: UBS Perketat Pengawasan Dana Nasabah dari Hong Kong dan Singapura

Menarik Dibaca: Kolaborasi Menjadi Kunci Menuju Swasembada Energi Nasional




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×