kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Tugas berat PM baru China


Jumat, 15 Maret 2013 / 18:34 WIB
ILUSTRASI. Menanam Secara Hidroponik Tawarkan 4 Keuntungan Ini Loh, Tertarik?


Reporter: Roy Franedya | Editor: Roy Franedya

BEIJING. Kongres Nasional Rakyat China akhirnya memilih Li Keqiang sebagai Perdana Menteri China menggantikan Wen Jiabao. Dalam pemilihan tersebut, Li mendapat dukungan sebanyak 2.940 suara dari 3.000 legislator.

Orang kedua di Partai Komunis ini merupakan perdana menteri pertama China yang  memiliki latar belakang ekonomi. Kehadirannya diharapkan bisa menyeimbangkan antara nilai ekspor dan konsumsi domestik sehingga menjaga stabilitas perekonomian. Maklum, saat ini China sangat tergantung pada aktivitas ekspor dan investasi domestik.  

Li juga diharapkan bisa menyelesaikan masalah urbanisasi yang tinggi dengan meningkatkan perekonomian desa. Saat ini, ekonomi China memang menjadi sorotan karena berpotensi mengalami pelambatan. Hal ini sudah terlihat pada tahun lalu, pertumbuhan ekonomi China hanya 7,8% atau terendah dalam 13 tahun terakhir.

Tahun ini, China menargetkan ekonomi tumbuh 7,5%. Fokusnya pada pemerataan pembangunan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×