kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Tugas berat PM baru China


Jumat, 15 Maret 2013 / 18:34 WIB
Tugas berat PM baru China
ILUSTRASI. Menanam Secara Hidroponik Tawarkan 4 Keuntungan Ini Loh, Tertarik?


Reporter: Roy Franedya | Editor: Roy Franedya

BEIJING. Kongres Nasional Rakyat China akhirnya memilih Li Keqiang sebagai Perdana Menteri China menggantikan Wen Jiabao. Dalam pemilihan tersebut, Li mendapat dukungan sebanyak 2.940 suara dari 3.000 legislator.

Orang kedua di Partai Komunis ini merupakan perdana menteri pertama China yang  memiliki latar belakang ekonomi. Kehadirannya diharapkan bisa menyeimbangkan antara nilai ekspor dan konsumsi domestik sehingga menjaga stabilitas perekonomian. Maklum, saat ini China sangat tergantung pada aktivitas ekspor dan investasi domestik.  

Li juga diharapkan bisa menyelesaikan masalah urbanisasi yang tinggi dengan meningkatkan perekonomian desa. Saat ini, ekonomi China memang menjadi sorotan karena berpotensi mengalami pelambatan. Hal ini sudah terlihat pada tahun lalu, pertumbuhan ekonomi China hanya 7,8% atau terendah dalam 13 tahun terakhir.

Tahun ini, China menargetkan ekonomi tumbuh 7,5%. Fokusnya pada pemerataan pembangunan.




TERBARU

[X]
×