kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tunjukkan karikatur Nabi Muhammad saat mengajar, guru di Prancis tewas ditikam


Sabtu, 17 Oktober 2020 / 07:23 WIB
ILUSTRASI. Menunjukkan karikatur Nabi Muhammad saat mengajar, seorang guru di Prancis tewas ditikam.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - PARIS. Seorang guru sejarah sekolah menengah di Prancis ditikam sampai mati di dekat sekolah tempat dia mengajar. Awal bulan ini, ia telah menunjukkan kepada murid-muridnya kartun Nabi Muhammad.

Penyerang ditembak mati oleh patroli polisi tidak jauh dari lokasi serangan pada Jumat (16/10) sore, di daerah pemukiman di pinggiran Barat Laut Paris.

"Salah satu warga kami dibunuh hari ini karena dia mengajar, dia mengajar murid-muridnya tentang kebebasan berekspresi," kata Presiden Prancis Emmanuel Macron kepada wartawan di lokasi serangan itu.

"Rekan kami diserang secara mencolok, menjadi korban serangan teroris Islam," kata Macron seperti dikutip Reuters. "Mereka tidak akan menang Kami akan bertindak. Tegas, dan cepat. Anda dapat mengandalkan tekad saya".

Baca Juga: Kartunis Charlie Hebdo: saya berhenti melukis Nabi

Insiden itu menggemakan serangan lima tahun lalu di kantor majalah satir Charlie Hebdo, yang menerbitkan karikatur Nabi Muhammad, melepaskan perpecahan yang masih menimbulkan masalah di masyarakat Prancis.

Pembunuhan hari Jumat, dengan menargetkan seorang guru, ditafsirkan oleh banyak tokoh publik sebagai serangan terhadap esensi kenegaraan Prancis, dengan nilai-nilai yang dianutnya adalah sekularisme, kebebasan beribadah, dan kebebasan berekspresi.

"Malam ini, Republik yang diserang," tulis Menteri Pendidikan Jean-Michel Blanquer di akun Twitter seperti dilansir Reuters.

Korban serangan hari Jumat menderita banyak luka pisau di leher, menurut seorang perwakilan polisi. Salah satu sumber penegak hukum mengatakan guru itu dipenggal dalam serangan itu.

Baca Juga: Jutaan orang ikut aksi demo terbesar di Prancis




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×