kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

UBS: Ekonomi India Bakal Melambat


Rabu, 21 Juli 2010 / 10:48 WIB


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW DELHI. Perekonomian dan pasar saham India diprediksi akan mendapat cobaan. Menurut UBS AG, ancaman itu disebabkan semakin melambatnya pertumbuhan ekonomi Negeri Taj Mahal itu.

Dalam analisis yang diterbitkan 12 Juli lalu, ekonom Philip Wyatt menulis, pertumbuhan ekonomi India di 2011 hingga 2012 kemungkinan akan melambat menjadi 8%. Angka tersebut turun dari estimasi tahun ini yang mematok pertumbuhan sebesar 9%.

Tidak hanya itu, mata uang dan pasar saham India juga ikut terguncang di paruh kedua 2010 sehingga memaksa Pemerintah India untuk memperkecil jurang defisit neraca perdagangan. Catatan saja, defisit India pada kuartal lalu mencapai rekor tertinggi sebesar US$ 13 miliar.

Laporan tersebut juga menunjukkan, produksi industrial hanya tumbuh tipis di bawah estimasi sebesar 11,5% pada Mei 2010. Kendati begitu, pertumbuhan ekonomi India berhasil tumbuh 8,6% pada kuartal pertama. Itu merupakan pertumbuhan paling cepat di antara negara-negara Asia lainnya.

“Dalam setahun terakhir, faktor domestik mendominasi perekonomian India. Sayangnya, ada faktor luar yang turut mempengaruhi. Misalnya, perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia,” tulis Wyatt.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×