kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

UE selidiki Apple & Starbucks


Kamis, 12 Juni 2014 / 11:15 WIB
ILUSTRASI. Peresmian pabrik produk tembakau inovatif PT HM Sampoerna Tbk serta melepas ekspor perdana di Karawang Kamis (12/1).


Sumber: Bloomberg | Editor: Dessy Rosalina

BRUSSEL. Uni Eropa (UE) resmi menyelidiki pajak Apple Inc dan Starbucks Corp. Dua perusahaan besar asal Amerika Serikat (AS) ini diduga memalsukan pajak dengan memanfaatkan negara Irlandia, Belanda, dan Luksemburg.

“Di tengah anggaran ketat, menyidik pajak perusahaan multinasional merupakan hal penting," ujar Joaquin Almunia, Komisioner Pengawas UE kepada Bloomberg, Rabu (11/6). Dugaan awal, perusahaan multinasional menggunakan skema perjanjian transfer pricing dalam menghitung pajak anak usaha di sejumlah negara Eropa.

Dalam proses penyidikan, otoritas bakal memeriksa keabsahan perjanjian terkait penghitungan pajak.
Investigasi UE tak lepas dari ekonomi negara-negara UE yang terbelit defisit. Sebelumnya, Inggris dan Prancis menyelidiki pajak Microsoft Corp, Hewlett-Packard, Google Inc dan Amazon Inc. Hasil sementara, sejumlah raksasa IT itu mengemplang pajak sebesar € 1 triliun di negara-negara UE.




TERBARU

[X]
×