CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Update Perang Timteng Hari Ke-25: Iran Bantah Klaim Trump dengan Hantaman Rudal


Rabu, 25 Maret 2026 / 05:22 WIB
Update Perang Timteng Hari Ke-25: Iran Bantah Klaim Trump dengan Hantaman Rudal
ILUSTRASI. Klaim negosiasi damai AS-Iran dibantah keras. Konflik Timur Tengah makin panas, siapkah pasar global menghadapi lonjakan harga energi? (REUTERS/Dado Ruvic)


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Ketidakpastian ini langsung mengguncang pasar global. Harga minyak sempat turun setelah klaim negosiasi, namun kembali naik setelah Iran membantahnya.

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran membuat sekitar seperlima pasokan minyak dunia terganggu. Akibatnya, harga energi melonjak tajam dan memicu kekhawatiran inflasi global.

Negara-negara pun mulai merespons. Filipina bahkan menetapkan status darurat energi karena lonjakan harga minyak dianggap mengancam stabilitas pasokan.

Tonton: NATO Bergerak! 22 Negara Bersiap Hadapi Blokade Iran di Hormuz

Risiko Global Kian Meluas

Pemerintah AS juga mengeluarkan peringatan keamanan global bagi warganya di luar negeri. Ancaman serangan tidak hanya terbatas di Timur Tengah, tetapi juga berpotensi menyasar kepentingan AS di berbagai belahan dunia.

Situasi ini menunjukkan satu hal: meski ada wacana damai, realitas di lapangan masih jauh dari kata mereda.

Jadi, apakah perang akan segera berakhir?
Untuk saat ini, jawabannya masih belum jelas—karena yang terlihat justru eskalasi serangan, bukan deeskalasi konflik.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×