Sumber: Times of India | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Berdasarkan data terbaru Dana Moneter Internasional (IMF), total utang pemerintah global telah mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah, menembus US$ 110,9 triliun pada 2025. Hampir semua negara memiliki utang publik, tetapi beban terbesar ditanggung oleh negara-negara dengan ekonomi raksasa.
Mengutip Times of India, mengacu pada laporan World Economic Outlook IMF edisi Oktober 2025, berikut adalah daftar 10 negara dengan utang pemerintah terbesar di dunia berdasarkan nilai nominal (dolar AS), beserta faktor yang menjelaskan posisinya masing-masing.
Perlu dicatat, sektor perjalanan dan pariwisata juga berkaitan erat dengan kondisi ekonomi serta belanja negara. Kebijakan perjalanan tidak bisa dipisahkan dari dua faktor tersebut. Di tengah lonjakan utang global ke level tertinggi, hanya segelintir negara yang kini mendominasi peta utang dunia. Data ini dihimpun oleh Visual Capitalist.
1. Amerika Serikat — US$ 38,27 triliun
Amerika Serikat masih menjadi peminjam terbesar di dunia, dengan porsi lebih dari sepertiga total utang publik global. Dalam satu tahun terakhir saja, pemerintah federal AS menambah hampir US$ 2,9 triliun utang baru.
Lonjakan ini dipicu oleh defisit fiskal yang terus berlanjut, naiknya beban bunga, serta komitmen belanja jangka panjang. Meski begitu, AS tetap mampu berutang dengan bunga relatif rendah, berkat posisi dolar sebagai mata uang cadangan utama dunia.
Baca Juga: China Diperkirakan Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 4,5%–5% pada 2026
2. China — US$ 18,68 triliun
Posisi kedua ditempati China dengan utang pemerintah mendekati US$ 18,7 triliun. Meski jumlahnya masih jauh di bawah AS, pertumbuhan utang China paling cepat di dunia pada 2025, yakni 13,6%.
Sekitar US$ 2,2 triliun ditambahkan hanya dalam satu tahun, didorong oleh investasi yang dipimpin negara, kebutuhan pendanaan pemerintah daerah, serta upaya stabilisasi ekonomi.
3. Jepang — US$ 9,83 triliun
Jepang sejak lama menjadi “anomali” dalam hal utang, dengan rasio utang terhadap PDB sekitar 230%, tertinggi di antara negara ekonomi besar. Total utang pemerintah Jepang mencapai US$ 9,83 triliun.
Namun, pertumbuhan utang pada 2025 relatif moderat, sekitar US$ 200 miliar atau sedikit di atas 2%, sehingga rasio utang terhadap PDB sedikit membaik.
4. Inggris — US$ 4,09 triliun
Utang publik Inggris saat ini berada di kisaran US$ 4 triliun. Selama bertahun-tahun, kebijakan fiskal ekspansif dan pembiayaan besar saat pandemi membuat utang nasional terus meningkat.
Meski ada upaya menekan utang, tingkat pinjaman saat ini masih lebih tinggi dibanding periode sebelumnya.
Baca Juga: Ringgit Malaysia Menguat di Tengah Pergerakan Terbatas Mata Uang Asia
5. Prancis — US$ 3,92 triliun
Prancis menyusul dengan total utang pemerintah US$ 3,92 triliun. Beban belanja struktural untuk pensiun, layanan kesehatan, dan kesejahteraan sosial, ditambah pertumbuhan ekonomi yang relatif lambat, membuat utang tetap tinggi.
Prancis menjadi salah satu negara dengan utang terbesar di Eropa, baik dari sisi nominal maupun proporsional terhadap ekonomi.
6. Italia — US$ 3,48 triliun
Italia menanggung utang sebesar US$ 3,48 triliun, hasil dari puluhan tahun pembiayaan defisit dan pertumbuhan ekonomi yang lemah. Meski laju penambahan utang melambat belakangan ini, Italia tetap memiliki beban utang terberat di zona euro relatif terhadap ukuran ekonominya.
7. India — US$ 3,36 triliun
India berada di posisi ketujuh dengan utang pemerintah US$ 3,36 triliun. Meski angkanya besar, utang ini dianggap sejalan dengan skala ekonomi India, yang merupakan ekonomi besar dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
8. Jerman — US$ 3,23 triliun
Utang pemerintah Jerman tercatat sebesar US$ 3,23 triliun. Meski dikenal disiplin secara fiskal, besarnya ukuran ekonomi membuat Jerman masuk daftar ini.
Utang meningkat akibat paket dukungan ekonomi dan belanja energi, meski rasio utangnya masih lebih rendah dibanding banyak negara maju lain.
Tonton: 27 Pemimpin Eropa Rapat Persiapan Perang Dunia III
9. Kanada — US$ 2,60 triliun
Utang pemerintah Kanada mencapai US$ 2,6 triliun, menjadikannya yang kesembilan terbesar di dunia. Kenaikan utang dipicu oleh stimulus fiskal, pinjaman pemerintah daerah, serta meningkatnya biaya bunga.
Meski demikian, prospek fiskal Kanada dinilai lebih solid dibanding banyak negara maju lainnya.
10. Brasil — US$ 2,06 triliun
Brasil melengkapi daftar 10 besar dengan utang pemerintah US$ 2,06 triliun. Sebagai ekonomi terbesar di Amerika Latin, utang Brasil mencerminkan defisit fiskal, belanja sosial yang besar, serta dinamika pertumbuhan ekonomi negara tersebut.













