kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45909,48   7,81   0.87%
  • EMAS961.000 -1,64%
  • RD.SAHAM 1.17%
  • RD.CAMPURAN 0.57%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Viral kereta emas Belanda bergambar perbudakan di Indonesia, ini penjelasannya


Rabu, 10 Juni 2020 / 21:19 WIB
Viral kereta emas Belanda bergambar perbudakan di Indonesia, ini penjelasannya
ILUSTRASI. Salah satu sisi kereta emas Belanda atau Gouden Koets menampilkan panel lukisan bernama Hulde der Kolonieen. Lukisan ini menggambarkan kejayaan kerajaan Belanda di zaman kolonial. (TWITTER @redfishstream)

Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Foto kereta emas Belanda memicu kehebohan di Indonesia lantaran bergambar situasi di masa kolonial. Di kereta itu, terlihat orang-orang Indonesia dan Afrika menjadi budak orang-orang Belanda. 

Lorraine Riva melalui akun Twitter @yoyen menerangkan, kereta emas ini bernama Gouden Koets dan lukisan yang sedang hangat jadi perbincangan itu bernama Hulde der Kolonieen. 

Perempuan yang tinggal di Belanda dan menyukai sejarah ini mengatakan, lukisan tersebut tentang penghormatan dari daerah koloni Belanda (di West dan Oost Indies). 

Koloni di Barat yang populer dengan nama West Kolonieen dalam bahasa Belanda berada di Afrika atau Karibia. 

Baca Juga: Bukan lagi dongeng, harta karun di Amerika akhirnya ditemukan

Di koloni Barat ada serikat dagang West-Indische Compagnie (WIC) yang meliputi Afrika Barat, Karibia (Suriname, Antilen), bahkan sampai ke Brasil juga karena ada perkebunan nanas dan tebu di sana.

Kemudian, Oost Kolonieen adalah koloni di Hindia-Belanda yang sekarang menjadi Indonesia. "Hindia-Belanda kadang namanya di naskah sejarah Oost-Indie. Makanya dulu kan ada VOC, Verenigde Oost Indische Compagnie," tulis Lorraine di utas Twitter-nya, Senin (8/6). 

Perbincangan tentang lukisan di kereta emas Belanda ini lalu menghangat di media sosial karena gambar tersebut seolah-olah menyiratkan kebanggaan zaman kolonial. 

Mengenai hal itu, Lorraine menerangkan, "Sebetulnya panel lukisan itu tentang penghormatan dari daerah koloni Belanda (di West dan East Indies) untuk naik takhtanya Ratu Wilhelmina". 

Baca Juga: Viral beda bumbu Indomie di Jawa dan luar Jawa, Indofood akhirnya beri penjelasan

Kereta emas hadiah




TERBARU
MENAGIH UTANG ITU MUDAH Basic Social Media Marketing Strategy (Facebook & Instagram) Batch 7

[X]
×