kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Virus corona menyengat perekonomian negara maju


Senin, 17 Februari 2020 / 17:00 WIB
Virus corona menyengat perekonomian negara maju
ILUSTRASI. Virus corona menyengat perekonomian negara maju. REUTERS/Kham


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Handoyo

Banyak pabrik belum membuka kembali, mengganggu rantai pasokan di China dan di luar untuk semua orang dari pembuat smartphone hingga produsen mobil.

Bank sentral China memangkas suku bunga pinjaman jangka menengah pada hari Senin. Langkah itu diperkirakan akan membuka jalan bagi pengurangan suku bunga pinjaman acuan pada hari Kamis mendatang.

Hal itu dilakukan guna menurunkan biaya pinjaman bagi perusahaan yang terkena virus. Beijing juga telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan pemotongan pajak dan biaya yang ditargetkan dan bertahap untuk membantu bisnis.

Baca Juga: BPS: Indonesia bisa jaga momentum pertumbuhan dari ekonomi domestik

Meski begitu, banyak ekonom memperkirakan pertumbuhan ekonomi China melambat dan lembaga pemeringkat Moody pada Senin merevisi turun perkiraan pertumbuhan PDB 2020 untuk China menjadi 5,2%.

Itu sebanding dengan pertumbuhan 5,7% yang dibutuhkan Cina tahun ini untuk memenuhi tujuan jangka panjangnya yaitu menggandakan PDB selama satu dekade hingga 2020, menurut seorang ekonom pemerintah.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×