kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.148   23,00   0,13%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Volkswagen Umumkan 50.000 PHK Tambahan: Strategi Demi Bersaing di Pasar Global


Selasa, 14 Juli 2026 / 07:58 WIB
Volkswagen Umumkan 50.000 PHK Tambahan: Strategi Demi Bersaing di Pasar Global
ILUSTRASI. CEO Volkswagen Oliver Blume mengonfirmasi rencana pemangkasan hingga 100.000 pekerjaan. Langkah ini diambil demi efisiensi dan daya saing (REUTERS/Matthias Rietschel)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Volkswagen dikabarkan bakal memangkas sekitar 50.000 pekerjaan tambahan untuk bersaing di pasar industri otomotif yang semakin ketat, kata CEO Oliver Blume kepada staf dalam sebuah memo internal, yang secara efektif mengonfirmasi untuk pertama kalinya bahwa pembuat mobil tersebut berupaya untuk mengurangi hingga 100.000 posisi.

CEO Volkswagen Oliver Blume sedang berjuang untuk merampingkan produsen mobil terbesar di Eropa, yang labanya merosot karena menghadapi biaya tarif sebesar miliaran euro, persaingan yang ketat di China, dan tekanan pada jaringan manufaktur Jerman untuk menjadi lebih efisien.

Setelah menyetujui 50.000 pemutusan hubungan kerja (PHK) di seluruh grup, termasuk anak perusahaan Porsche dan Audi, perusahaan harus berupaya mengurangi biaya lebih lanjut, setelah memperhitungkan kerugian biaya dibandingkan perusahaan sejenis sebesar 20%, kata Blume dalam memo yang dilihat oleh Reuters.

Ini berarti “pengurangan teoritis” terhadap 50.000 pekerjaan lainnya di seluruh dunia, kata memo itu.

Baca Juga: Ekonomi Singapura Tumbuh 5,7% di Kuartal II-2026, Lebih Tinggi dari Ekspektasi

“Kami saat ini sedang menilai seluruh merek, perusahaan, dan wilayah berapa banyak penyesuaian yang benar-benar diperlukan dan layak dilakukan,” kata Blume dalam dokumen tersebut.

Sebelumnya Volkswagen menolak mengomentari laporan bahwa mereka mempertimbangkan kehilangan hingga 100.000 pekerjaan.

Memo tersebut menyusul seruan marah dari para pekerja kepada manajemen untuk menjelaskan rencana restrukturisasinya, yang disampaikan Blume kepada dewan pengawas perusahaan pada hari Kamis.

Sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan perwakilan buruh di komite tersebut memblokir proposal tersebut, yang dikatakan mencakup pengurangan pekerja dan kemungkinan penutupan empat pabrik.

"Sampai hari ini, kami masih belum bisa mengonfirmasi kasus penggunaan kompetitif untuk pabrik di Emden, Hanover, Zwickau, dan Neckarsulm pada tahun 2030an," kata Blume dalam memo tersebut.

Ia mengatakan bahwa ia lebih memilih “solusi cerdas” dibandingkan penutupan, setelah sebelumnya menunjuk pada industri pertahanan atau produksi model Volkswagen China di Eropa sebagai pilihan bagi pabrik-pabrik yang kurang dimanfaatkan.

Volkswagen tidak menyebutkan pemutusan hubungan kerja atau penutupan pabrik dalam pernyataannya setelah pembicaraan hari Kamis dengan para pemangku kepentingan utama.

Baca Juga: Refund Tarif Trump Dorong Defisit Anggaran AS Melonjak Tajam

Sebaliknya, perusahaan tersebut mengumumkan rencana untuk mengurangi kapasitas produksinya dan secara bertahap mengurangi separuh jajaran modelnya langkah-langkah yang menurut para analis tidak mampu menyelesaikan permasalahan Volkswagen saat ini.

“Tentu saja dapat dimengerti bahwa belum semuanya direncanakan hingga ke detail terakhir, dan ada isu-isu tertentu yang masih perlu didiskusikan dan dievaluasi lebih lanjut,” kata Blume dalam pesannya kepada para pekerja.

"Pastinya akan ada lebih banyak pertemuan di mana kami akan bekerja keras untuk menemukan solusi terbaik




TERBARU

[X]
×