kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45788,56   1,37   0.17%
  • EMAS1.011.000 -0,10%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.09%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.11%

Wah, AirAsia lakukan diversifikasi bisnis ke label rekaman


Minggu, 20 September 2020 / 16:48 WIB
Wah, AirAsia lakukan diversifikasi bisnis ke label rekaman
ILUSTRASI. AirAsia CEO Tony Fernandes. AirAsia lakukan diversifikasi bisnis ke label rekaman. REUTERS/Lim Huey Teng

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. AirAsia kembali melakukan diversifikasi dalam bisnisnya, setelah pandemi melumpuhkan lini bisnis penerbangan penumpang, yakni melalui label rekaman.

CEO AirAsia Group Tony Fernandes mengatakan label rekaman tersebut telah menjadi milik AirAsia sejak akhir tahun lalu dan kini siap merilis single perdana ‘Passcode’ yang dinyanyikan oleh Jannine Weigel.

Saat operasional penerbangan masih terimbas oleh Covid-19, dia harus menangkap momen ini untuk mempercepat dan menyempurnakan lini bisnis lainnya. “Hal ini termasuk bisnis konten yang akan berperan besar dalam proses transisi kami menjadi perusahaan digital dan super app, dan tentu saja RedRecords,” jelasnya melalui siaran resmi, Jumat (18/9).

Baca Juga: Angka putus sekolah perempuan di Asia melonjak, ini alasannya

RedRecords merupakan label musik hasil kerja sama AirAsia dan Universal Music Group. Misi label ini adalah untuk menemukan bakat-bakat di Asean dan membawa artis Asia serta aliran pop Asia mendunia. 

Maskapai AirAsia dan RedRecords berada di bawah naungan perusahaan yang sama, yaitu AirAsia Group. Perusahaan tersebut juga membawahi beragam lini bisnis lainnya, mulai dari e-commerce, layanan logistik Teleport, superapp airasia.com, restoran Santan, dan fintech BigPay.

"Single ini menandai kehadiran gelombang baru musik pop Asia, dan dia yakin genre A-Pop telah siap untuk mencuri perhatian dunia dengan dukungan RedRecords," katanya.

Lagu ‘Passcode’ bertema dance-pop, dan diproduseri oleh seorang nominator Grammy Award, Tommy Brown, yang dikenal dengan karyanya bersama Ariana Grande, Chris Brown, FifthHarmony dan banyak artis lainnya. Lagu ini ditulis bersama oleh seorang penyanyi sekaligus pencipta lagu Jessie Reyez dari Kanada.

Baca Juga: Jet China hilir mudik, Taiwan: Latihan militer China adalah ancaman bagi kawasan

CEO RedRecords Hassan Choudury menyampaikan, ketika Tony dan dirinya melihat Jannine, pengalaman dan latar belakang kami di dunia musik dan hiburan mengatakan bahwa dia adalah artis yang siap meniti kesuksesan berskala dunia.

 

Selanjutnya: Melihat kehidupan keturunan Jawa dan Muslim di Suriname

 


Tag

TERBARU

[X]
×