kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.954   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.349   29,04   0,46%
  • KOMPAS100 835   3,57   0,43%
  • LQ45 635   0,00   0,00%
  • ISSI 219   1,62   0,74%
  • IDX30 357   -0,20   -0,06%
  • IDXHIDIV20 436   -2,30   -0,52%
  • IDX80 95   0,27   0,28%
  • IDXV30 120   -0,28   -0,24%
  • IDXQ30 114   -0,08   -0,07%

Wah, sudah tiga hari berturut-turut tidak ada kasus baru corona di luar Hubei


Selasa, 10 Maret 2020 / 18:22 WIB
ILUSTRASI. Seorang bayi yang mengenakan masker di dalam kereta dorong di Shanghai, China, 5 Maret 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China melaporkan, sudah tiga hari berturut-turut tidak ada kasus baru penularan virus corona secara lokal di luar Provinsi Hubei, pusat penyebaran Covid-19.

Melansir Channelneswasia.com, Komisi Kesehatan Nasional China, Selasa (10/30, mengatakan, pada Senin (9/3), China hanya memiliki 19 kasus baru virus corona, turun dari 40 kasus sehari sebelumnya.

Dari kasus baru tersebut, sebanyak 17 di antaranya berada di Wuhan, Ibu Kota Hubei yang masih terkunci. Satu di Beijing dan satu lainnya di Guangdong yang merupakan kasus impor dari luar negeri.

Itu membuat jumlah total kasus virus corona terkonfirmasi di Tiongkok menjadi 80.754.

Baca Juga: Xi kunjungi Wuhan, media pemerintah: Kemenangan atas corona sudah di depan mata

Penyebaran virus corona di China  melambat tajam dalam sepekan terakhir. Risiko kini datang dari orang asing dan warga negara China yang melakukan perjalanan ke negeri tembok raksasa dari hotspot Covid-19 di luar negeri, seperti Iran dan Italia.

Kasus terbaru virus corona di Beijing adalah seorang pelancong dari Inggris, dan di Guangdong merupakan kasus impor dari Spanyol. Hingga Senin (9/30, sudah ada 69 kasus impor.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×