kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Warga miskin menderita, India tak berniat perpanjang lockdown


Senin, 30 Maret 2020 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. Warga India mudik saat lockdown. India tak berniat perpancang lockdown di tengah penderitaan warga miskin. REUTERS/Danish Siddiqui TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

Jumlah ini masih kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat, Italia dan China, tetapi para pejabat kesehatan mengatakan India masih beberapa minggu lagi dari lonjakan besar dalam kasus-kasus yang dapat membanjiri sistem kesehatan masyarakat yang lemah.

Namun tetangganya, Nepal, mengumumkan akan memperpanjang penutupannya untuk satu minggu lagi mulai Selasa. 

Baca Juga: Aksi lockdown telah menyebabkan krisis kondom global

Negara yang terkurung daratan ini hanya memiliki lima kasus virus corona dan tidak ada kematian, tetapi dikhawatirkan virus tersebut akan menyebar ketika orang mulai bepergian.

"Jika penguncian tidak diperpanjang maka pergerakan orang akan meningkat meningkatkan risiko lebih banyak kasus virus," kata Surya Thapa, ajudan Perdana Menteri K.P.Sharma Oli.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×