kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   0,00   0,00%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Warga miskin menderita, India tak berniat perpanjang lockdown


Senin, 30 Maret 2020 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. Warga India mudik saat lockdown. India tak berniat perpancang lockdown di tengah penderitaan warga miskin. REUTERS/Danish Siddiqui TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

Jumlah ini masih kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat, Italia dan China, tetapi para pejabat kesehatan mengatakan India masih beberapa minggu lagi dari lonjakan besar dalam kasus-kasus yang dapat membanjiri sistem kesehatan masyarakat yang lemah.

Namun tetangganya, Nepal, mengumumkan akan memperpanjang penutupannya untuk satu minggu lagi mulai Selasa. 

Baca Juga: Aksi lockdown telah menyebabkan krisis kondom global

Negara yang terkurung daratan ini hanya memiliki lima kasus virus corona dan tidak ada kematian, tetapi dikhawatirkan virus tersebut akan menyebar ketika orang mulai bepergian.

"Jika penguncian tidak diperpanjang maka pergerakan orang akan meningkat meningkatkan risiko lebih banyak kasus virus," kata Surya Thapa, ajudan Perdana Menteri K.P.Sharma Oli.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×