kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Warren Buffett menyandang status sebagai CEO dengan masa kerja terlama


Minggu, 23 Februari 2020 / 06:25 WIB
ILUSTRASI. CEO Berkshire Hathaway Inc Warren Buffett.REUTERS/Rick Wilking/File Photo


Sumber: Businessinsider | Editor: Tendi Mahadi

Pada saat itulah Buffett menyadari bahwa dia akan mendedikasikan hidupnya untuk menghasilkan uang.

Dia membeli tiga saham Cities Services Preferred dengan harga US$ 38 per saham. Buffett muda mempertahankan mereka meskipun harga sahamnya turun dengan cepat, menjadi US$ 27 per saham. Tetapi kemudian segera menjualnya setelah harga saham itu naik jadi US$ 40.

Baca Juga: Mengenal sosok Alwaleed bin Talal, Warren Buffett-nya Arab Saudi

Laba kecil Buffett bisa makin menggila jika dia menunggu sedikit lebih lama. Karena harga saham Cities Services Preferred akhirnya melonjak hingga hampir US$ 200 per saham.

Pengalaman itu memberikan pelajaran keuangan yang penting hingga hari ini: Buy and hold.

Selebihnya, Buffett telah menjadi CEO Berkshire Hathaway dan telah menjalankan perusahaan bersama mitra investasinya Charlie Munger sejak tahun 1978. Meski Buffett belum secara resmi mengumumkan rencana suksesi, ia sudah menyoroti dua eksekutif kunci Berkshire Hathaway yakni Greg Abel dan Ajit Jain dalam surat pemegang saham tahunan pada 2018.

Baca Juga: Tengok isi keranjang investasi terbaru Berkshire, perusahaan milik Warren Buffett




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×