kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   0,00   0,00%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Waspada, marak data tipu-tipu di situs belanja online


Minggu, 05 Januari 2020 / 22:10 WIB


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

"Awalnya bisa efektif, tetapi ketika mulai berbau amis, Anda benar-benar membuat diri Anda rentan tidak hanya terhadap persaingan, tetapi Anda juga meminimalkan loyalitas, yang tidak bijaksana," jelasnya.

Narayanan menyebut taktik ini bisa mengikis kepercayaan orang. Ia menilai masyarakat tidak bisa mengandalkan aplikasi dan situs web individual untuk mengatur diri mereka sendiri.

Baca Juga: Trump mengatakan AS akan menyerang 52 lokasi jika Iran membalas

Brignull setuju. Dia mengatakan penyusunan kode etik untuk perancang web tidak akan berhasil. Perancang web dapat diminta untuk membelokkan kebenaran oleh bos mereka dan karena itu dapat melakukan sedikit kontrol etis.

Dia berpendapat bahwa penipuan akan menjadi lebih umum kecuali masyarakat mengambil sikap lebih keras terhadap mereka. “Saya pikir apa yang kami butuhkan adalah regulasi yang baik dan kami membutuhkan sistem regulasi yang bergerak secepat internet,” katanya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×