kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.820   -8,00   -0,05%
  • IDX 8.096   64,32   0,80%
  • KOMPAS100 1.140   7,93   0,70%
  • LQ45 825   4,35   0,53%
  • ISSI 287   3,10   1,09%
  • IDX30 429   2,64   0,62%
  • IDXHIDIV20 516   2,91   0,57%
  • IDX80 127   0,85   0,67%
  • IDXV30 140   1,24   0,89%
  • IDXQ30 140   0,77   0,56%

Waspada! Sebaran varian baru virus corona yang lebih menular semakin meluas


Kamis, 18 Maret 2021 / 15:31 WIB
Waspada! Sebaran varian baru virus corona yang lebih menular semakin meluas
ILUSTRASI. Seorang tenaga kesehatan menyuntikkan dosis vaksin Comirnaty Pfizer-BioNTech di Balai Kota Distrik 17 Paris sebagai bagian dari kampanye vaksinasi penyakit virus corona (COVID-19), di Paris, Prancis, Selasa (16/3/2021). REUTERS/Benoit Tessier


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

WHO menjelaskan, semua virus, termasuk SARS-CoV-2, berubah seiring waktu yang mengakibatkan kemunculan varian baru, sebagian besar tidak berdampak kesehatan masyarakat lainnya. 

WHO, bekerja sama dengan otoritas nasional, lembaga dan peneliti, secara rutin menilai jika varian SARS-CoV-2 mengakibatkan perubahan dalam penularan,
presentasi klinis dan keparahan, atau jika berdampak pada kesehatan masyarakat dan tindakan sosial (PHSM). 

Tapi, WHO sudah menetapkan sistem untuk mendeteksi "sinyal" varian potensial yang mengkhawatirkan serta peristiwa tidak biasa
yang berpotensi terkait dengan varian baru virus corona.

Berikut negara-negara yang melaporkan seluruh kasus mutasi virus corona, baik B.1.1.7, B.1.351, maupun B.1.1.28.1:

  • Belgia
  • Denmark
  • Finlandia
  • Prancis
  • Kanada
  • India
  • Belanda
  • Filipina
  • Korea Selatan
  • Reunion
  • Rumania
  • Inggris
  • Amerika Serikat

Selanjutnya: Ada kasus vaksin AstraZeneca, WHO imbau negara-negara untuk tidak hentikan vaksinasi




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×