kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

WHO: Semakin Banyak Bukti Varian Omicron Hanya Sebabkan Gejala Lebih Ringan


Selasa, 04 Januari 2022 / 19:35 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita menjalani tes Covid-19 di lokasi pengujian pop-up saat varian Omicron terus menyebar di Manhattan, New York City, AS, Senin (27/12/2021). REUTERS/Jeenah Moon.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Lebih banyak bukti muncul bahwa Omicron memengaruhi saluran pernapasan bagian atas, menyebabkan gejala yang lebih ringan dibanding varian sebelumnya, seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengatakan, Selasa (4/1).

"Kami melihat, semakin banyak penelitian yang menunjukkan Omicron menginfeksi saluran pernafasan bagian atas. Tidak seperti yang lain, yang bisa menyebabkan pneumonia parah," kata WHO Incident Manager Abdi Mahamud yang menambahkan, itu bisa menjadi "kabar baik", seperti dikutip Reuters.

Tapi, dia menambahkan, penularan Omicron yang tinggi berarti akan menjadi varian dominan dalam beberapa minggu ke depan di banyak tempat, menimbulkan ancaman di negara-negara di mana sebagian besar penduduknya tetap tidak divaksinasi.

Baca Juga: Mengapa Varian Omicron Sulit Menginfeksi Sel Paru-Paru? Studi Ini Temukan Jawabannya

Pernyataannya tentang pengurangan risiko penyakit parah berpadu dengan data lain termasuk studi dari Afrika Selatan, yang merupakan salah satu negara pertama di mana varian Omicron terdeteksi.

Hanya, Mahamud juga memberikan peringatan, Afrika Selatan sebagai "pengecualian" karena memiliki populasi muda di antara faktor-faktor lainnya.

Ditanya tentang apakah perlu vaksin khusus Omicron, Mahamud bilang, terlalu dini untuk mengatakan. Tetapi, dia menekankan, keputusan tersebut memerlukan koordinasi global dan tidak boleh diserahkan kepada sektor komersial untuk memutuskan sendiri.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×