kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.002   58,00   0,32%
  • IDX 5.940   -59,02   -0,98%
  • KOMPAS100 767   -10,79   -1,39%
  • LQ45 582   -5,30   -0,90%
  • ISSI 205   -3,23   -1,55%
  • IDX30 330   -2,90   -0,87%
  • IDXHIDIV20 405   -3,26   -0,80%
  • IDX80 87   -1,19   -1,35%
  • IDXV30 110   -1,37   -1,23%
  • IDXQ30 106   -0,78   -0,73%

WHO: Virus corona kondisi darurat kesehatan terparah yang kita dihadapi


Selasa, 28 Juli 2020 / 08:44 WIB


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pada briefing hari Senin di Jenewa, Swiss, WHO juga mengatakan pembatasan perjalanan tidak bisa menjadi jawaban untuk jangka panjang. Itu sebabnya, negara-negara harus berbuat lebih banyak untuk menghentikan penyebaran dengan mengadopsi strategi yang telah terbukti seperti menjauhkan jarak sosial dan mengenakan masker.

Baca Juga: AS gandakan anggaran penilitian vaksin corona, mendekati US$ 1 miliar

"Hampir mustahil bagi masing-masing negara untuk menutup perbatasan mereka untuk masa mendatang. Ekonomi harus terbuka, orang harus bekerja, perdagangan harus dilanjutkan," kata direktur program kedaruratan WHO Mike Ryan.

Baca Juga: Duh, Rekor Baru Kasus Positif Corona Melanda 40 Negara

Namun para pejabat WHO mengakui bahwa penguncian lebih lanjut di negara-negara yang mengalami wabah baru mungkin diperlukan. Akan tetapi penguncian disarankan untuk sesingkat mungkin, dan terbatas pada area geografis sekecil mungkin (misalnya Penguncian lokal).

"Semakin kita mengerti tentang virus, semakin banyak operasi yang kita bisa lakukan dalam mengendalikannya," kata Ryan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×