kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.559.000   -11.000   -0,43%
  • USD/IDR 18.129   -73,00   -0,40%
  • IDX 5.143   -139,49   -2,64%
  • KOMPAS100 665   -20,51   -2,99%
  • LQ45 524   -15,83   -2,93%
  • ISSI 172   -4,38   -2,47%
  • IDX30 294   -8,75   -2,89%
  • IDXHIDIV20 395   -10,57   -2,61%
  • IDX80 77   -2,31   -2,92%
  • IDXV30 109   -2,52   -2,25%
  • IDXQ30 99   -2,74   -2,69%

WHO: Virus corona kondisi darurat kesehatan terparah yang kita dihadapi


Selasa, 28 Juli 2020 / 08:44 WIB


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pada briefing hari Senin di Jenewa, Swiss, WHO juga mengatakan pembatasan perjalanan tidak bisa menjadi jawaban untuk jangka panjang. Itu sebabnya, negara-negara harus berbuat lebih banyak untuk menghentikan penyebaran dengan mengadopsi strategi yang telah terbukti seperti menjauhkan jarak sosial dan mengenakan masker.

Baca Juga: AS gandakan anggaran penilitian vaksin corona, mendekati US$ 1 miliar

"Hampir mustahil bagi masing-masing negara untuk menutup perbatasan mereka untuk masa mendatang. Ekonomi harus terbuka, orang harus bekerja, perdagangan harus dilanjutkan," kata direktur program kedaruratan WHO Mike Ryan.

Baca Juga: Duh, Rekor Baru Kasus Positif Corona Melanda 40 Negara

Namun para pejabat WHO mengakui bahwa penguncian lebih lanjut di negara-negara yang mengalami wabah baru mungkin diperlukan. Akan tetapi penguncian disarankan untuk sesingkat mungkin, dan terbatas pada area geografis sekecil mungkin (misalnya Penguncian lokal).

"Semakin kita mengerti tentang virus, semakin banyak operasi yang kita bisa lakukan dalam mengendalikannya," kata Ryan.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×