kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.809.000   -16.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.222   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.107   -22,97   -0,32%
  • KOMPAS100 961   -5,51   -0,57%
  • LQ45 687   -4,03   -0,58%
  • ISSI 257   -1,74   -0,67%
  • IDX30 379   -2,57   -0,67%
  • IDXHIDIV20 465   -6,38   -1,35%
  • IDX80 108   -0,59   -0,55%
  • IDXV30 136   -1,32   -0,96%
  • IDXQ30 121   -1,18   -0,97%

WHO: Virus corona kondisi darurat kesehatan terparah yang kita dihadapi


Selasa, 28 Juli 2020 / 08:44 WIB


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pada briefing hari Senin di Jenewa, Swiss, WHO juga mengatakan pembatasan perjalanan tidak bisa menjadi jawaban untuk jangka panjang. Itu sebabnya, negara-negara harus berbuat lebih banyak untuk menghentikan penyebaran dengan mengadopsi strategi yang telah terbukti seperti menjauhkan jarak sosial dan mengenakan masker.

Baca Juga: AS gandakan anggaran penilitian vaksin corona, mendekati US$ 1 miliar

"Hampir mustahil bagi masing-masing negara untuk menutup perbatasan mereka untuk masa mendatang. Ekonomi harus terbuka, orang harus bekerja, perdagangan harus dilanjutkan," kata direktur program kedaruratan WHO Mike Ryan.

Baca Juga: Duh, Rekor Baru Kasus Positif Corona Melanda 40 Negara

Namun para pejabat WHO mengakui bahwa penguncian lebih lanjut di negara-negara yang mengalami wabah baru mungkin diperlukan. Akan tetapi penguncian disarankan untuk sesingkat mungkin, dan terbatas pada area geografis sekecil mungkin (misalnya Penguncian lokal).

"Semakin kita mengerti tentang virus, semakin banyak operasi yang kita bisa lakukan dalam mengendalikannya," kata Ryan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×